Ah Masa Iya Sih Yang Bener Ajah???

Mungkin ada seratus ribu atau bahkan lebih dari satu juta penduduk Indonesia yang bekerja lebih dari sepuluh jam tanpa diberi tunjangan kesehatan, uang lembur dan yang lain, tapi masih saja diperlakukan tidak adil dan bahkan tidak ada hari libur.Tapi jadi heran kalo tunjangan kesehatan ada, jaminan keselamatan dapat, uang lembur dikasih, jam kerja juga sesuai dengan UU no.13 Tentang Ketenagakerjaan, tanggal merah libur, didukung teknologi internet juga, tapi masih mengeluh dan merasa kesejahteraannya kurang banget buat kehidupannya.Rasa kurang bersyukur itu mungkin akan menyakiti perasaan pegawai buruh pabrik, karyawan kontrak yang belum tentu akan menjadi karyawan tetap, atau mungkin saja karyawan bonafit namun difasilitasi selayak pembantu rumah tangga dengan tenaga buruh bangunan.Di dalam perusahaan-perusahaan bonafit yang tersebar di Indonesia inipun masih memperlakukan karyawannya selayaknya budak yang bisa dikendalikan kapanpun dia mau, dan tidak akan membiarkan karyawannya menuntut apapun demi reputasi yang sudah dibangun bertahun-tahun. Ingin memaksimalkan fungsi pegawai? Atau justru karena tidak ingin mengeluarkan uang lebih demi pelayanan yang lebih baik?

But the point adalah, kenapa masih banyak orang yang belum bisa bersyukur atas kenikmatan yang diberikan. Tapi malah terus melihat rumput tetangga yang tambah hijau melulu(padahal sebenarnya kering gak pernah tumbuh bunganya)*

—– this last summer in coldtown —–

julianawa
julianawa wrote on Jul 7, ’08
Alhamdulillah..
Terimakasih atas segala segala kenikmatan. Atas udara. Atas kesibukan. Atas dompet yg tak tebal tapi berisi. Atas jalan yg tak macet. Atas awan yg tak mendung dan hujan. Atas tubuh yg tak jatuh sakit.*tuh Na, aku udh bersyukur,hee*

ninelights
ninelights wrote on Jul 8, ’08
Bagus..bagus sekali anakku..*mringis pake kacamata item, tapi bukan tukang pijet*

bigayah
bigayah wrote on Jul 9, ’08
Sepertinya sedang curhat tentang masalah pekerjaan nih? Tapi disisipi sebuah ironi. Hehe.. Aku pun juga tidak ada tunjangan kesehatan, uang lembur seadanya, dan waktu kerja yang naudzubillahimindzalik. Hehe.. Cuti belum bisa, birokrasi ijin ribet, dan gaji yang tidak setimpal dgn tanggung jawab yang dibebankan. Jadi, aku harus mengeluh juga? Kalau mengeluh terus, kapan kita bersyukur. Sedangkan masih banyak yang harus kita lakukan. Hal2 yang Nana sebutkan tadi bisa dianggap sebagai “perturbation” atau “pressure” yang dapat mengeluarkan diri dari mind-set sempit dan mengenali paradigma baru di tengah kehidupan dunia yang semakin hari semakin terlihat tidak adil ini.Duh.. Fluku kambuh, Na.. Hiks!😦

bigayah
bigayah wrote on Jul 9, ’08
Sepertinya sedang curhat tentang masalah pekerjaan nih? Tapi disisipi sebuah ironi. Hehe.. Aku pun juga tidak ada tunjangan kesehatan, uang lembur seadanya, dan waktu kerja yang naudzubillahimindzalik. Hehe.. Cuti belum bisa, birokrasi ijin ribet, dan gaji yang tidak setimpal dgn tanggung jawab yang dibebankan. Jadi, aku harus mengeluh juga? Kalau mengeluh terus, kapan kita bersyukur. Sedangkan masih banyak yang harus kita lakukan. Hal2 yang Nana sebutkan tadi bisa dianggap sebagai “perturbation” atau “pressure” yang dapat mengeluarkan diri dari mind-set sempit dan mengenali paradigma baru di tengah kehidupan dunia yang semakin hari semakin terlihat tidak adil ini.Duh.. Fluku kambuh, Na.. Hiks!😦

ayutyas
ayutyas wrote on Jul 10, ’08
Oh nana.. kalo km ngga puas sm sistem kerja kantormu dan “hasil” yg didapat, lihatlah aku na.. Kerja dobel, intern iya, ekstern iya, dgn gaji yang, yahhh..”ngga dobel”. Tapi, selama aku nyaman dgn lingkungan kerjaku, temen2 yang baik ma aku (kadang “jahat” juga ding), bos yang (so far) untungnya ngga rese, ya… Enjoy aja.. hahaha..Hmm..jadi curhat colongan gini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s