Chikungunya : Sahabat Karib Demam Berdarah

Chikungunya : Sahabat Karib Demam Berdarah Dec 19, ’08 12:58 PM
for everyone

Oleh : Rana Wijaya Soemadi

 

Seorang rekan kerja curhat kalau ibu kandungnya sedang menderita penyakit Chikungunya dan tergolek lemas di rumah sakit. Pertama kali mendengar kata-kata ‘Chikungunya’, gambaran hewan yang ada di benak saya adalah ‘Marsupilami’ (tokoh kartun lucu seperti Cheetah dengan badan belang, tapi hobbynya bergelantungan mirip kera di atas pohon dengan buntut yang sangat panjang). Agak aneh dan sableng memang. *Maklum, terlalu kreatif pikirannya..^-^* Dan ternyata saya betul-betul salah kaprah dalam memahami ‘penyakit ajaib’ yang terdengar langka di telinga awam.

 

SEJARAH PERKEMBANGAN PENYAKIT

Dalam sebuah sumber yang dapat dipercaya, Chikungunya adalah jenis virus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Aedes Albopictus yang banyak tersebar di daerah tropis seperti Asia dan Afrika. Virus ini digolongkan pada keluarga Togaviridae, genus alphavirus.

Kata Chikungunya sendiri diambil dari bahasa Swahili (daerah asal Afrika) yang berarti ‘berubah bentuk atau bungkuk’. Kondisi ini sangat sesuai dengan salah satu gejala penderita yang sering membungkuk karena nyeri otot atau sendi.

Sebagai informasi, penyakit ini pertama kali singgah di Indonesia sekitar tahun 1973 di daerah Samarinda. Setelah beberapa waktu tidak terdengar kabar, tahun 2001 kembali menyerang di daerah Muara Enim, Sumatera Selatan.

 

CHIKUNGUNYA DAN DEMAM BERDARAH

Gejala yang dialami penderita Chikungunya hampir sama dengan serangan nyamuk Aedes Aegypti yang menularkan penyakit cukup serius pada tubuh manusia bernama demam berdarah. Perbedaannya, virus demam berdarah dapat mengalami pendarahan, shock, dan mematikan penderitanya. Chikungunya, tidak. Kondisi fisik penderita chikungunya selalu disertai dengan nyeri sendi (gejala khas penyakit Chikungunya), untuk Demam Berdarah, tidak.

 

GEJALA PENYAKIT  

Demam berdarah sendiri memiliki beberapa gejala sebagai berikut :

1.     Demam secara mendadak selama 2 – 7 hari, disertai sakit kepala berat

2.     Sakit pada sendi dan otot ( myalgia dan arthralgia)

3.     Terdapat ruam yang menyebar hingga menyelimuti hamper seluruh tubuh. Ruam tersebut biasanya berwarna merah terang, petekial dan biasanya muncul dahulu pada bagian bawah badan.

4.     Pendarahan pada hidung dan gusi

5.     Sering juga disertai radang perut dengan gejala mual, muntah dan diare.

Sedangkan, Chikungunya :

1.     pertama sekali terkena demam tinggi ( sekitar 39o Celcius) dan menggigil

2.     mual muntah, sakit kepala dan sakit perut

3.     Rasa ngilu dan nyeri pada persendian, biasanya diawali dari tulang kaki

4.     Timbul bercak merah seperti gejala demam berdarah

5.     terjadi kelumpuhan sementara di sekujur tangan dan kaki

Serangan virus Chikungunya bersifat Self Limiting Disease. Dalam arti lain, penyakit ini akan hilang dengan sendirinya. Masa bertahan penyakit ini dalam tubuh kita sekitar 3 sampai 10 hari. Selebihnya, rasa nyeri dan sakit masih sedikit terasa dalam hitungan minggu bahkan bulan.

 

OBAT PENYEMBUH CHIKUNGUNYA

Alternatif untuk penyembuhan penyakit ini adalah :

  1. Minum obat penurun demam (paracetamol)
  2. Melapor kepada petugas kesehatan yang terdekat jika panas tidak sembuh selama lebih dari 2 hari setelah pemberian obat
  3. Minum obat pengurang rasa sakit (aspirin)
  4. Jika menderita nyeri persendian yang hebat sebaiknya tidak bekerja terlalu keras terlebih dahulu karena dapat memperparah nyeri sendi tersebut
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu dengan cara : Mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi, minum sari buah-buahan segar, serta istirahat yang cukup(sumber : wordpress.com)

 

Cara lain untuk pencegahan adalah dengan melakukan program 3M ( Menutup, Menguras, Menimbun) seperti yang disarankan oleh pemerintah. Cara ini efektif untuk menanggulangi perkembangbiakan nyamuk pembawa virus Demam Berdarah dan Chikungunya. Solusi tambahan adalah dengan memelihara ikan pemakan jentik, menabur larvasida, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida, memasang obat nyamuk, menguras bak air 2 kali seminggu, menutup tempat penampungan air, dan, mengutip versi rosyidi.com, pencegahan alternative lain adalah menjual barang-barang bekas.(red:ranawijayasoemadi,smg,19/12/08)

 

 

 

Sumber :

Ø      Budiman, Arip. ‘Waspadai Penyakit Chikungunya’. MajalahKabari.com. Desember, 18,2008

Ø      Post, Pontianak. ‘ Chikungunya, DemamPlus Nyeri’. September, 13, 2005.

Ø      Rosyidi, Agam. ‘Demam Berdarah dan Chikungunya’. WordPress.com. Desember, 12, 2007.

 

 

reply edit delete

 

15 CommentsChronological   Reverse   Threaded
delete reply
alexast wrote on Dec 19, ’08
Rana, TFS ya!! infonya berguna tuh.. apalagi di negara banyak nyamuk kaya di…..

kamar gue! hihihi

edit delete reply
ninelights wrote on Dec 19, ’08
alexast said

Rana, TFS ya!! infonya berguna tuh.. apalagi di negara banyak nyamuk kaya di…..

kamar gue! hihihi

sam-sama..^^..pake lotion anti nyamuk aja, Mas..coz chikungunya, meski gak mematikan, tapi cepat banget menular dan menyebar..ada kasus satu RW kena semua..
delete reply
vyndie wrote on Dec 19, ’08
Ok nih, Na.
delete reply
harblue wrote on Dec 20, ’08

Melapor kepada petugas kesehatan

petugas kepolisian, juga, ngga? *bertanya dengan muka polos :D*
delete reply
harblue wrote on Dec 20, ’08
saya juga pernah disapa penyakit ini nih. pegel-pegel…untung cuma seminggu. fuih…
edit delete reply
ninelights wrote on Dec 21, ’08
harblue said

petugas kepolisian, juga, ngga? *bertanya dengan muka polos :D*

Boleh..nanti biar disampein k istriny yg jd petugas kesehatan😀
edit delete reply
ninelights wrote on Dec 21, ’08
harblue said

saya juga pernah disapa penyakit ini nih. pegel-pegel…untung cuma seminggu. fuih…

Encok mgkn,bukan Chikungunya:-D*komentar lalu kabur*
edit delete reply
ninelights wrote on Dec 21, ’08
vyndie said

Ok nih, Na.

Oke deeeh,Vyn!:-Dtrims dah mampir;-)
delete reply
ikatorey wrote on Dec 21, ’08
hehehehe semoga tidak mampir yah. mkasih inponya.🙂
delete reply
harblue wrote on Dec 22, ’08

Boleh..nanti biar disampein k istriny yg jd petugas kesehatan😀

jaaaaah…bisaan nge-blok nya euy…hahaha….
delete reply
ayutyas wrote on Dec 23, ’08
Nana? Chikungunya? Hmm..tumben Na. Biasanya ngomongin film ato nulis hal2 berat (bukan tentang timbangan ya Na..) yg ga terjangkau oleh otaknya Ayu.hehehe..

eniwei..thanks buat infonya ya Nana..

edit delete reply
ninelights wrote on Dec 24, ’08

semoga tidak mampir yah.

kalo ke blogku, saya harapkan untuk sering-sering mampir, Ka..^^..
edit delete reply
ninelights wrote on Dec 24, ’08

mkasih inponya.🙂

sama-sama..
edit delete reply
ninelights wrote on Dec 24, ’08
harblue said

jaaaaah…bisaan nge-blok nya euy…hahaha….

hehe..capa dulu dunk..hihi
edit delete reply
ninelights wrote on Dec 24, ’08
ayutyas said

Nana? Chikungunya? Hmm..tumben Na. Biasanya ngomongin film ato nulis hal2 berat (bukan tentang timbangan ya Na..) yg ga terjangkau oleh otaknya Ayu.hehehe..

eniwei..thanks buat infonya ya Nana

makanya, dibaca dulu atuh semua..baru ditimbang, berat ato ringan bacaannya..ya gak^^?sip..sama-sama..rajin-rajin bersihin kolam ya Yu..termasuk ngepel lantai di depan itu..yang ada toa diatasnya..hihihi..becanda..^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s