Pagi itu ( Aku dan Megan )

Mar 31, ’09 6:56 PM
for everyone

 

Pagi itu aku berada di dalam mobil yang sedang melaju menyusuri sebuah jalan aspal yang panjang. Di setiap sisi jalan yang kutemui hanya padang rumput hijau dan satu dua pepohonan yang tumbuh rindang nun jauh disana. Jendela mobil itu terbuka sedikit hingga baju dan rambut cepakku ikut berkibar tertiup angin. Kacamata cokelat gradasiku membiaskan matahari yang bersinar dan memantul, menerangi hamparan, menyipitkan mataku dan lalu tenggelam di ujung kacamataku yang beralih pandang ke arah lain.

 

 when I’m counting up my demons,

so there’s always one for everyday,

With the good ones on my shoulder,

I drove the other ones away..

 

Ellen, seorang kawan lama, mengirimkan pesan cukup singkat di handphoneku malam tadi. Saat itu aku masih duduk di sofa dengan tangan memencet dan melihat kalender mungil disamping tumpukan buku. 31 Maret  2009. Panggilan wawancara terakhir Production House.

 

If you ever feel neglected,

if you ever think all is lost,

 

Dengan kalimatnya yang terasa cukup riang, Ellen bertanya padaku..” Besok wawancara jam 9 pagi. Aku tunggu di pintu resepsionis satu ya..?Pasti kau lebih tahu..^^”

 

Satu bulan sebelum ini Ellen melihatku melalui proses seleksi itu sampai harus terjatuh dari sepeda motor karena terlalu senang menerima kabar aku di panggil wawancara pertama. Dia, teman SMAku yang pernah mendengar aku bercita-cita tentang masa depan.

 

Dan hari ini, tanggal 31 Maret 2009, kutatap jalan yang tak bertepi itu. Sunyi. Sepi. Hanya aspal berwarna hitam dan garis-garis putih yang terputus-putus hingga tak berkesudahan. Seorang perempuan paruh baya yang duduk di sampingku, memecah kesunyian dengan tangisannya dan baju hitamnya yang lusuh karena tidak sempat disetrika.

 

Megan, tetangga sebelahku yang papa, meminta tolong di antarkan jenazah suaminya ke sebuah kota kecil di mana seluruh keluarga besarnya dikubur disana.  Kutatap lagi cakrawala yang warna birunya kentara sekali di ujung sana. Cerah. Mendamaikan. Tapi tiba-tiba saja semua itu membuat mataku perih dan berkaca, dan dadaku terasa sesak.

 

I’ll be counting up my demons, yeah,

Hoping everything’s not lost…*

 

Jalan itu masih panjang. Dan ban mobil ini masih mengilas aspal hitam hingga tak berujung. Megan kemudian bersandar di pundakku dengan rasa tak berdayanya karena kehilangan. Aku diam sebentar dan merasakan betapa keadaannya lebih penting dari apapun saat ini.  

Aku tidak berkata apapun saat perjalanan. Hanya menggenggam tangannya yang rapuh untuk meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja..

 

 

-flash fiction oleh : rana wijaya soemadi-

Kota tua kedinginan

 

 

 *Lagu ‘Everything’s Not Lost’ by Coldplay

Dimuat di http://batampos.co.id/real-time/flasch-fiction/13692-pagi-itu-aku-dan-megan.html

11 CommentsChronological   Reverse   Threaded

ariefkurni wrote on Mar 31, ’09
Rana rana..
Ini kisah nyata kah?
menolong orang itu lbih penting..

harblue wrote on Mar 31, ’09
bagussss….😉

ninelights wrote on Mar 31, ’09

Rana rana..
Ini kisah nyata kah?
menolong orang itu lbih penting..

Mas Arif Mas Arif..ini sdikit curhat yg jadi fiksi ajah kok..:-)..

ninelights wrote on Mar 31, ’09
harblue said

bagussss….😉

Trima kasih…:-)

ariefkurni wrote on Mar 31, ’09
Oow gitu..
Jempol deh bwt mu

ninelights wrote on Apr 1, ’09

Oow gitu..
Jempol deh bwt mu

Matur suwun..^^*membungkuk hormat*

ninelights wrote on Aug 12, ’10
Alhamdulillah..muncul juga hari ini, Kamis, 12 Agustus 2010 dihttp://batampos.co.id/real-time/flasch-fiction/13692-pagi-itu-aku-dan-megan.html

Harusnya disitu tercantum pembuatannya 31 maret 2009, bukan 2010. Itu salah saya yang ngetik ulang sih ke penerbitnya..hehe..But, berapapun taun pembuatannya, semoga pemuatan itu merupakan awal yang baik untuk ke depan..Amin.

Trima kasih, Tuhan…

julianawa wrote on Aug 18, ’10
Ahh bangganya saya sama dirimu buw…

alexast wrote on Aug 20, ’10
WOW! Salah satu FF terbagus yang pernah gue baca.Congratulation, Na! PROUD OF YOU!

ayutyas wrote on Aug 21, ’10
BAGUS!!

ninelights wrote on Aug 21, ’10
@Ayu & Yeti : Makasih yaah..tanpa kalian, saya bukan apa-apa…
@Alex : Thank you, dear…atas semangat dan segalanya..Semoga setelah ini akan ada cerita lebih baik untuk semuanya ya. And I hope, God visit my website and read this sentence tonight.Amin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s