Day 5/30 Days of My Journey(2nd Novel) : The Past and The Present

Day 5/30 Days of My Journey(2nd Novel) : The Past and The Present May 5, ’11 7:50 AM
for Rana’s network
My grandfather passed away. 89 years old. 3rd May 2011. 4.15 am. Still lack of sleep but then I woke up and should prepare anything instantly then went to hospital at 5.30 am.

Sedikit merasa kesal karena pagi itu diwarnai pertengkaran sepele dengan kedua orang tua. Entahlah, kenapa ini menjadi suatu habit yang teramat sering terjadi. My mom is a very worried person. While my dad, karena penyakit diabetnya, beliau jadi teramat gampang marah, keras kepala, mudah lupa, dan..sensitif. Dan lalu mereka berdua bertengkar karena kesepelean masalah yang berujung ribet. Sementara saya, yang merasa capek, tapi masih cukup tau diri kalau perdebatan itu sangat tidak penting, menyeret dan menemani ibu mengurus administrasi Mbah Kung.

7.00-7.30 Saya dan keluarga mengurus proses kepulangan Mbah Kung. Pesan mobil jenasah, mengambil dan menandatangani surat-surat, melihat tirai-tirai pasien ruang HND ditutup, dan lalu para suster rapat sebentar sebelum kemudian ‘tandu’ untuk membawa Mbah Kung masuk ke dalam ruangan.

7.30-8.00 Mbah Kung dan beberapa family berangkat terlebih dahulu menuju Kota Kendal (sekitar 30-40 menit perjalanan dari Semarang), tempat tinggal Mbah. Sementara kami, saya, ibu dan Bapak, sarapan terlebih dahulu di depan RS. Lagi, bapak ngotot ingin menaiki motor menuju Kendal. Sementara sya mengusulkan kalau kami lebih baik naik taksi saja. Nggak lain nggak bukan karena alasan keselamatan saja. Terlebih karena ayah dan ibu sudah sepuh dan tenaga sudah sangat terforsis. Eh, jawaban Ayah pake basa jawa yang saya terjemahkan, “Pokoknya harus dibawa! Nanti kalo disana perlu apa-apa kan enak pake motor! Kenapa dilarang-larang!? Kayak nggak pernah naik motor ke sana aja!” Ibu: *sedih* Saya: – -“
8.00-10.00 Kami bersiap di rumah. Dan diputuskan yang bawa motor saya sendirian sementara Bapak Ibu berangkat naik taksi ke Kendal.
10.45 – 18.00 Belum lama ini Rana pernah berdoa sama Allah: meminta agar bisa berkumpul kembali dengan keluarga besar. Dan ternyata Allah telah mengabulkannya dengan cara ajaib.:) Rana bisa bertemu lagi dengan hampir semua kakak-kakak sepupu, tertawa haha-hihi dengan para eyang dan pakde. Mengobrol cukup banyak dengan bulik dan om. Dan diinterview keluarga karena pekerjaan ‘menganggurnya dan ngendon di rumah’ udah ketauan sebagai penulis.(Sebelumnya keluarga besar belum tau😀, mereka taunya Rana nganggur total aja di rumah, gitu😀. Dan ditawar-tawari suruh ngantor gitu, tapi saya ndak mau gitu :D* hehehehehe.

18.00 – 11.30 Perasaan paling sedih sebenarnya adalah waktu Mbah Kung dirawat. Melihat beliau tersiksa, lehernya dioperasi untuk dimasuki selang untuk membantu pernafasan, tangan diikat,kedinginan, ingin bicara tapi kebanyakan sudah tak mengerti dengan yang beliau bicarakan, lalu tak sadar sementara denyut terus menurun.

Tapi setelah beliau dipanggil Allah, Rana merasa, itulah yang terbaik. Sudah saatnya Mbah Kung benar-benar tidur panjang, bertemu Om Almarhum, mendapat tempat yang paling layak di sisi Allah Subhanallahu Wata’alla. Dan Rana tak menangis sedikit pun.

Kusempatkan mencuci pakaian, lalu melayani tamu-tamu yang datang untuk mendoakan Mbah.

Kakak kandungku sendiri lalu tiba di rumah Mbah Kung Almarhum sekitar pukul 10 malam. Dan malam itu, Rana menyempatkan menulis setengah halaman notes sembari mendengarkan i-tune yang kupinjam dari Masku, sebelum kemudian tertidur kelelahan di atas matras tipis dengan bantal dari koper  

malachinovel
malachinovel wrote on May 5, ’11
tetap semangat ya

ninelights
ninelights wrote on May 5, ’11

tetap semangat ya

makasih,Mala…
I will..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s