Day 16-17 (14-15 Mei 2011) : Mencari mood

Day 16-17 (14-15 Mei 2011) : Mencari mood May 15, ’11 2:41 PM
for everyone
Dua hari saya dihinggapi rasa bosan. Selain memang cuacanya sedang ekstreem sehingga membuat gerah seluruh badan, membuat saya sendiri merasa kalau saya akan menuju gejala sakit, saya memang sedang merasa sangat bosan. Semula berniat untuk meninggalkan sejenak acara tulis menulis ini dan memilih keluar rumah untuk berjalan-jalan atau bertemu dengan beberapa teman. Tapi ternyata mood saya pun enggan di’usik’ untuk sekedar refreshing. Mereka, para mood ini masih saja tetap memikirkan nasib perjalanan menulis saya ini.

‘Kalau kamu jalan-jalan, nanti kamu menunda tulisanmu lagi. Besoknya kamu harus membayar utang menulismu sebanyak 2 kali lipat dari minimal halaman sebenarnya. Terus kamu akhirnya mengeluh karena kamu merasa kelelahan dan tidak enak badan. Lalu mau selesai kapan?’

Ihiks. Dimarahin diri sendiri.#lunglai

Well..memang, salah satu alasan kenapa saya ‘memaksa’ diri saya sendiri untuk menulis setiap hari karena saya termasuk pemalas. Saya senang menulis, tapi saya malas untuk memulai menuangkannya ke dalam kertas atau ketikan di computer. Saya senang mencari ide, tapi saya sering membiarkannya duduk sendirian tanpa diapa-apain, sibuk dengan pikiran-pikiran yang menguras waktu dan tenaga, dan lalu setelah berniat untuk mulai suatu perbuatan baik dengan menulis, mood itu sudah benar-benar hilang.

Maka menulis (dan membaca) bagi saya adalah perang melawan (kemalasan) pada diri sendiri.

Bukan masalah tidak bisa atau bisa. Tapi masalah mau atau tidak.

Jadi, berdasarkan mendengarkan nasehat dari diri sendiri, membaca banyak inspirasi dan motivasi, maka saya memutuskan untuk segera mengembalikan mood itu hari itu juga.

Kalau saya kehilangan mood saat saya di depan computer, maka saya akan pergi ke ruang sebelah, membawa bolpoin, satu novel, satu kumpulan cerpen sembari menonton televisi. Bila saya merasa enak di tempat itu, saya akan mematikan computer, duduk manis dan membaca sembari menonton berlama-lama di depan teve.

Saat jeda iklan di televisi, saya menyempatkan diri membaca buku. Dan ketika ide itu kembali mampir, maka tak segan-segan saya menuliskan semua cerita itu di note, manual, dan lalu mentransfer cerita yang ditulis itu di computer.

Asyiknya adalah, saat acara mentransfer itu berlangsung, ada beberapa bagian yang pasti terasa kurang ini dan itu. Maka, saya pun akan membaca ulang paragraph yang saya tulis itu dan lalu membubuhi beberapa kata yang akan membuat cerita itu menjadi mengalir. Dan karena penambahan-penambahan tak terduga itu, maka saya menolong diri saya sendiri mensugesti pikiran bahwa (seolah-olah)tulisan saya menjadi sangat banyak dan berlembar-lembar dari target yang ditentukan setiap harinya.

Padahal..

Hohohohoho.Belum tentu juga. Hwehehehe.

Salam

-Rana-

 

15 CommentsChronological   Reverse   Threaded

jampang
jampang wrote on May 15, ’11
jika menulis dan membaca atau perang melawan kemalasan diri…. saya sering kalah donk😐

ninelights
ninelights wrote on May 15, ’11
jampang said

jika menulis dan membaca atau perang melawan kemalasan diri…. saya sering kalah donk😐

😀
nggak bermaksud menyindir sapa-sapa,loh,Mas Rifki..😀
Rana saja yang merasa begitu pada progress Rana sendiri dalam dunia baca dan tulis, terutama.

Mungkin karena Rana punya komit ingin jadi penulis yang produktif..makanya merasa tertohok ketika keseringan ‘malas’ memulai untuk menulis..
begitu,Mas..
Semoga berkenan..:)

moestoain
moestoain wrote on May 15, ’11
Saya penulis saya pembaca
Tapi kenapa saya pembaca bukan penulis

SABUDI ‘sastra budaya indonesia’
mari kita jaga bersama!

ninelights
ninelights wrote on May 15, ’11

Saya penulis saya pembacaTapi kenapa saya pembaca bukan penulis

karena..
suka nulis di blog?
suka baca tulisan?
suka tulisan yang dibaca?😀
suka (menjadi) pembaca, daripada penulis?
😀

moestoain
moestoain wrote on May 15, ’11
hehehe… Bu Rana ini anggota HERMES ya?

ninelights
ninelights wrote on May 15, ’11

hehehe… Bu Rana ini anggota HERMES ya?

Jangan panggil,Bu, Moes..
cukup nama aja..:)
oh..Di Hermes, Rana turut menyumbang cerita di kumpulan cerita empat elemen untuk Hermes For Charity Vol.2, Moes..

moestoain
moestoain wrote on May 15, ’11

Jangan panggil,Bu, Moes..

Iya saya gak panggil Bu Moes kok, tapi Bu Rana hehehe
Owh, sekumpulan sama si Dansapar.

Menulis itu, menggerakkan segalanya.. Kaki gerak2, tangan bergerak, otak berputar, mata fokus, hidung bernafas, hati bergejolak, dan telinga mendengar hehehe

museliem
museliem wrote on May 15, ’11
Sama nih.. bosan juga.. :))

onit
onit wrote on May 15, ’11

salah satu alasan kenapa saya ‘memaksa’ diri saya sendiri untuk menulis setiap hari karena saya termasuk pemalas. Saya senang menulis, tapi saya malas untuk memulai menuangkannya ke dalam kertas atau ketikan di computer.

wkwkwkwk jiwa seniman..

sama nih na.. suka gitu juga..😀

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on May 15, ’11
Pantat panas, Kakak?

ninelights
ninelights wrote on May 16, ’11

Iya saya gak panggil Bu Moes kok, tapi Bu Rana heheheOwh, sekumpulan sama si Dansapar.Menulis itu, menggerakkan segalanya.. Kaki gerak2, tangan bergerak, otak berputar, mata fokus, hidung bernafas, hati bergejolak, dan telinga mendengar hehehe

Injih..sama Mas Dan..:)
Ho-oh!:)

ninelights
ninelights wrote on May 16, ’11

Sama nih.. bosan juga.. :))

maen dakon yuk!hehe

ninelights
ninelights wrote on May 16, ’11
onit said

wkwkwkwk jiwa seniman..sama nih na.. suka gitu juga..😀

give me ten!😀
#TOSS

ninelights
ninelights wrote on May 16, ’11

Pantat panas, Kakak?

Injih leres sakmeniko,kakak!
:))

onit
onit wrote on May 16, ’11

give me ten!😀
#TOSS

toss😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s