Nama Pena Saya: Rana Wijaya Soemadi :)

Nama Pena Saya: Rana Wijaya Soemadi🙂 Jul 1, ’11 4:13 PM
for everyone
Orang awan yang tidak mengetahui perihal nama pena ini, didapati telah sukses tertawa sinis dan memandang sebelah mata tentang ‘kelakuan’ saya yang ‘seenak jidat’ telah mengubah nama pemberian orang tua sejak lahir. Mereka menganggap orang seperti saya ini telah ‘malu’ dan terang-terangan ‘memungkiri’ identitas saya sebenarnya dengan mengganti nama lain yang bukan saya.Well, ada juga sih yang terang-terangan bicara bernada sindiran, “Wah, perlu nggawe akte anyar neh,no,hihihihi” (trans: Wah, perlu buat akte (kelahiran) baru lagi kalau begitu, hihihihi)Bahwa sesungguhnya dan sebenar-benarnya orang-orang ini termasuk dalam golongan orang-orang yang tidaklah tahu apa-apa. *tertawa jumawa membahana tiada tara nata bata tiba lima bahagia tak terkira* IHIIYY.Huahahaha!

Agar percaya dengan apa yang saya bahas, saya akan copas penjelasan dari orang terpandang bernama Asma Nadia. Pendapat ini saya temukan dari blognya Mas Ihwan Hariyanto (thanks, Aki),berikut ini:

“Menemukan si Nama Pena:) Jul 12, ’05 3:28 PM
for everyone
Setelah Positioning (tulisan: antara minat, kemampuan dan ruang + segmentasi di pasar), ada beberapa hal lain yang harus dicermati seorang yang ingin jadi penulis:

1. Seperti pernah juga saya singgung di sini, seorang penulis harus tahu kelebihan2 dia. apakah pada gaya bahasa, apakah pada ide2 yang berbeda, apakah pada permainan teknik, atau penokohan yang khas dan berkesan di hati pembaca. dst.

memahami kelebihan2 dalam tulisan kita, membuat kita mengetahui ruang bagaimana yang harus dituju, di mana potensi tersebut bisa tergarap maksimal. rekan yang punya gaya bahasa ceplas ceplos, meremaja, gaul misalnya, maka akan lebih tepat bermain di fiksi remaja. sementara rekan2 yang ketertarikan pengolahan tokoh pada psikologis tokoh2nya, dengan cara yang lebih deep, atau tema2 yang berat, bisa jadi memiliki modal lebih utk bermain di sastra.

2. mengetahui kekurangan. buatlah list kekurangan2 dalam tulisan kita. apakah pada judul yang tidak menarik, atau tokoh2 yang terlihat tanpa jati diri, alias sama semua, atau pada ide yang biasa dan sinetron banget. atau pada gaya bahasa yang tidak indah dan puitis. kekurangan bisa dijadikan kelebihan. kekurangan bisa juga menjadi perhatian kita, bahwa ada hal2 yang harus terus kita sempurnakan. hindari pilihan positioning, pada jenis tulisan/segmentasi pasar yang justru kita kurang mahir di dalamnya.

Di luar itu, ada hal lain yang menarik, yang seharusnya juga mendapat perhatian dari penulis. yaitu masalah NAMA PENA.

Tentu saja nama pena bukan suatu keharusan. Bagaimana mengetahui apakah kita membutuhkan nama pena atau tidak? sebab harus juga diakui bahwa nama pena merupakan poin yang bisa mendongkrak seorang pengarang, sehingga bisa lebih akrab di telinga pembacanya, dibandingkan pengarang2 lain yang terjun pada saat bersamaan di dunia perbukuan/majalah.

Kamu butuh nama pena kalau:

1. namamu terlalu panjang/terlalu pendek/tidak menarik
2. namamu susah dilafalkan. beberapa nama berbau bahasa arab/asing, tidak hanya susah dilafalkan (memerlukan makhorijul huruf yang buanget), tp juga susah diingat.

3. namamu tidak pas dengan segmentasi tulisan yang kamu buat. misalnya, kamu menulis fiksi utk remaja. tp nama aslimu justru tidak terkesan remaja, ex: ummu zainab.

bisa diperkirakan akan timbul di hati pembaca keraguan utk membeli buku remajamu, sbb nama pengarangnya jauh dari kesan meremaja.

4. namamu terlalu berat atau terlalu ringan bagi tulisan yang kamu buat.

misal kamu menulis tentang epik islam, tp namamu terlalu gaul. atau kamu menulis (dan akan konsisten di jalur itu) wacana sastra atau artikel yang serius, dengan nama yang terkesan enteng.

5. kamu pengen hidden sebagai penulis. sah saja kan biar nama aslimu tidak diketahui banyak orang

6. terakhir, kamu bisa memiliki nama pena kalau kamu mau. mkn tidak perlu sebab namamu sendiri udah ok, tp kamu punya nama lain yang kamu suka.

beberapa catatan tentang nama pena:

1. nama pena sebaiknya hanya terdiri dari dua suku kata, dan paling banyak dua kata

2. nama2 pena sebaiknya sesuai dengan jenis tulisanmu. nama pena yang berbau arab lebih cocok utk tulisan yang keislaman atau epik. sebaliknya nama2 yang riang dan meremaja misal asma nadia, mkn kurang cocok menulis epik atau tulisan konsep keislaman.

3. jangan terlalu panjang atau pendek. pilihlah nama pena yang menarik perhatian.

4. jangan berdalih, utk tetap memakai nama pena awal yang kamu sempat pilih tp belum terekspose dengan baik, apalagi hanya dengan alasan: saya sudah dikenal dengan nama itu.

kenapa? sebab percayalah, orang2 yang mengenalmu bukanlah pasar yang sesungguhnya. strategis ke umumnya harus lebih diprioritaskan.

sebaiknya kamu sudah m ntap dengan nama pena ketika mengirim tulisan pertamakali di media, atau dibukukan.

mengganti nama pena di tengah jalan atau memiliki dua atau lebih nama pena, amat tidak dianjurkan. sebab tidak mudah untuk mempromosikan dan mengenalkan dirimu dari ulang lagi kepada pembaca. lebih baik menguatkan apa yang ada.

selamat mencari nama pena:)

tentu saja kalau dianggap perlu.”

——————————————————————-

Sudah mulai jelas?

Good!

Selain itu, saya memutuskan untuk membuat nama pena itu dari awal karya saya dimuat di surat kabar adalah

A. untuk keamanan diri sendiri (yang juga diamini banyak penulis lainnya). Keamanan yang dimaksud termasuk diantaranya adalah privasi.

Pada jaman dulu, eksis ‘wajah’ menurut saya itu tak perlu. Dan sebenarnya, sampai kini saya sebenarnya ingin ‘menghidekan’ wajah saya dari dunia maya dan nyata. Mungkin terkesan songong, tapi alasan yang sebenarnya adalah :

1. saya benar-benar ingin dinilai dari karya-karya yang saya buat. Saya ingin tetap menulis tanpa harus menggelar ‘roadshow’ yang pada akhirnya nanti buku saya jadi popular mendadak, dan ketika banyak orang sudah mengenal saya, beberapa yang lain akan merasa sangat bosan karena selama ini dunia kepenulisan sedang gencar-gencarnya membahas tentang saya. *sok ngartis ya?hehe.Ah,tapi sungguh,maksudnya bukan begitu. Tapi lebih ke..em..saya ingin menjadi terkenal tanpa dikenali lebih dalam oleh public, untuk waktu yang selama mungkin, bukan instan dan lalu hilang dikemudian hari. Itu maksudnya.*

2. karena seandainya suatu waktu nanti nama pena saya itu sudah sangat dikenali banyak orang, saya ingin tetap bebas pergi kemana-mana tanpa harus kelelahan menutupi wajah atau berlari pontang-panting cuma demi untuk meraih kebahagiaan sederhana saya, misalnya, nyepi di pojokan untuk makan mie ayam. As simple as that. I’m an introvert juga sebenarnya. Bukan karena sombong.3. Mendengar pendapat orang seolah-olah saya tidak mengenal nama pena Rana Wijaya Soemadi itu. *huihihihihi* Asyik juga ternyata. Jadi, saya tahu segamblang-gamblangnya, seindah-indahnya, sampai mungkin bisa makan ati sekalian dengan model begini,huehehehehehehe

Dan untuk sekedar kalian tahu, dulu resiko menjadi penulis yang menyuarakan isi hatinya adalah penjara, atau yang terparah, hukuman pancung. See? Semua orang memiliki alasan untuk melahirkan nama pena.

B. Membuat sejarah tentang nama pena saya sendiriRana itu potongan huruf dari nama asli saya, Wijaya adalah nama terakhir kakak kandung saya yang saya sangat sebal dan ternyata yang sangat saya sayangi juga dan berharap suatu hari nanti ketemu belahan jiwa yang sepengertian dan sesayang kakak kandung saya itu

, Soemadi, nama terakhir kakek saya yang sekarang sudah almarhum. Saya menggunakan nama belakang tersebut sebagai pemersatu keluarga besar (bahwa bagaimana pun masalahnya, kita adalah satu keluarga besar yang sepatutnya saling menyayangi, support dan menghargai satu sama lain).C. Setelah jaman berubah dan keeksisan ternyata sangat diperlukan untuk kedekatan kita terhadap sosial network, fans (untuk pembaca buku kita yang setia), lebih dikenal masyarakat bahwa “ini adalah karya Rana Wijaya Soemadi, seorang perempuan dan bukan laki-laki”, hampir dimana-mana, kemudian, saya memperkenalkan diri saya sebagai Rana Wijaya Soemadi, seorang perempuan single, berumur 26 tahun, yang suka menulis juga suka menggambar.

Kadang saya masih berpikiran untuk terus menulis dan menggambar saja, terus saja begitu, tanpa pusing mempermasalahkan tentang buku ini harus diworo-woro dengan modal sok ngeksis dan sok paling laris sedunia, tapi the rulenya tidak begitu. Maka, saya mulai belajar memaklumi dan bermuka ‘badak’ untuk ngeksis sekarang, meski lagi-lagi, beberapa orang muak karena berkesan ‘pencitraan’.

Susah memang kalau menanggapi semua pikiran orang. But,well, semoga bermanfaat.


Salam
-Rana Wijaya Soemadi-
referensi :
61 CommentsChronological   Reverse   Threaded

rirhikyu
rirhikyu wrote on Jul 1, ’11
salam : febbie cyntia

rirhikyu
rirhikyu wrote on Jul 1, ’11
btw, tengkyu buat infonya ya ranaaa ^_^

ayanapunya
ayanapunya wrote on Jul 1, ’11
Salam kenal🙂

jampang
jampang wrote on Jul 1, ’11
makasih infonya, mbak
*manggut2

onit
onit wrote on Jul 1, ’11

Dan sebenarnya, sampai kini saya sebenarnya ingin ‘menghidekan’ wajah saya dari dunia maya dan nyata. Mungkin terkesan songong, tapi alasan yang sebenarnya adalah :

1. saya benar-benar ingin dinilai dari karya-karya yang saya buat.

setujuuuuw ^^

lain kalo profesi saya model dkk, pasti saya pasang poto2 di mana2😀

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

salam : febbie cyntia

wuih,ada Mbak Febbie cyntia..
monggo-monggo pinarak!

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

btw, tengkyu buat infonya ya ranaaa ^_^

sama-sama,Mbak Feb..:)

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

Salam kenal🙂

salam kenal..terima kasih sudah mampir🙂

onit
onit wrote on Jul 1, ’11

beberapa yang lain akan merasa sangat bosan karena selama ini dunia kepenulisan sedang gencar-gencarnya membahas tentang saya. *sok ngartis ya?hehe.Ah,tapi sungguh,maksudnya bukan begitu. Tapi lebih ke..em..saya ingin menjadi terkenal tanpa dikenali lebih dalam oleh public,

sependapat jugaaa ^^

aku ingat waktu ada penyanyi yg digosipin ini itu
atau ada penulis yg digosipin ini itu
dari orang2 lah, di majalah gosip lah, di tv gosip lah, dll..

aku cuma bilang pendek:
cuma mau bahas lagu si penyanyi / buku si penulis.
suka/gaksuka sama karya mereka.
soal kehidupan mereka sehari2.. bukannya kita semua manusia?

(tapi banyak buanget org yg gak berpendapat spt itu..)

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11
jampang said

makasih infonya, mbak*manggut2

sama-sama, Mas Rifki..
🙂

afriantodaud
afriantodaud wrote on Jul 1, ’11
Asslkm. Permisi..Berkunjung dan salam kenal ^^

rirhikyu
rirhikyu wrote on Jul 1, ’11
Gw type yang ga peduli sama seleb dari genre apapun nit
mau penulis, penyanyi deelel
ga pernah mikirin soalnya… abisnya mrk ga kenal saya siy en sebaliknya.. xixixixixixi

asasayang
asasayang wrote on Jul 1, ’11
salam

Lin Lanisa Jingga

*menyiapkan nama pena dulu pdhl ga punya karya*

mywolly
mywolly wrote on Jul 1, ’11
*manggut-manggut* makasih mbak Rana, jadi ngerti🙂

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11
onit said

setujuuuuw ^^lain kalo profesi saya model dkk, pasti saya pasang poto2 di mana2😀

hehehe..
*mendadak menyesal pasang HS diri sendiri*
ganti ah…
hehehe..

nawhi
nawhi wrote on Jul 1, ’11
komen alasan pertama:
Umpama aktris neh, Rana tipe2 pemain watak n selektif memilih peran.

nawhi
nawhi wrote on Jul 1, ’11
soal ngeksis, aku di FB n Twitter malah jarang update, padahal kan di sana konsumen lbh banyak.

nitafebri
nitafebri wrote on Jul 1, ’11
*cek dompet n cari katepe rana*
*nemu 50rb*
mending minta jajanin ajah deh

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11
onit said

sependapat jugaaa ^^aku ingat waktu ada penyanyi yg digosipin ini ituatau ada penulis yg digosipin ini itudari orang2 lah, di majalah gosip lah, di tv gosip lah, dll..aku cuma bilang pendek:cuma mau bahas lagu si penyanyi / buku si penulis.suka/gaksuka sama karya mereka.soal kehidupan mereka sehari2.. bukannya kita semua manusia?(tapi banyak buanget org yg gak berpendapat spt itu..)

kata orang, penulis sama dengan selebriti sekarang..
pas ada yang ngomong gitu,sadar juga Rana..
mereka menjadi sorotan..bibit bebet bobot,kebiasaan, tingkah laku, apa pun, dan karyanya tenggelam entah kemana..

Sebenarnya ada forum yang orang-orangnya tidak begitu…I mean, kumpulan para penulis senior yang sudah berpengalaman..dan wartawan, dan bisa jadi orang umum yang menghargai dan menghormati dan menghormati nama pena..terlepas dari itu, mereka lebih senang dan sibuk membahas karya dibandingkan dengan membahas persoalan yang menurut mereka bisa jadi sangat sepele semacam ini..:)

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

Asslkm. Permisi..Berkunjung dan salam kenal ^^

wa’alaikumsalam..
terima kasih sudah berkenan mampir..
salam kenal juga..:)

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

Gw type yang ga peduli sama seleb dari genre apapun nitmau penulis, penyanyi deelelga pernah mikirin soalnya… abisnya mrk ga kenal saya siy en sebaliknya.. xixixixixixi

😀

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

salamLin Lanisa Jingga*menyiapkan nama pena dulu pdhl ga punya karya*

wuiss…
namanya bagus ihhh..

Lin Lanisa bagus, atau Lanisa Lin🙂
*kalo mauh dijadiin namah penahh..^_^* *ngomong sambil mendesah*

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11
mywolly said

*manggut-manggut* makasih mbak Rana, jadi ngerti🙂

sama-sama..semoga bermanfaat..:)

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11
nawhi said

komen alasan pertama:Umpama aktris neh, Rana tipe2 pemain watak n selektif memilih peran.

hehehe..
terus karena kebanyakan mikir daripada ngelakuinnya, perannya itu melayang semua, Aki..huehehehehehehehe

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11
nawhi said

soal ngeksis, aku di FB n Twitter malah jarang update, padahal kan di sana konsumen lbh banyak.

iya..
di sana, jaringan lebih luas..
tapi bukan merupakan harga mati kok..
di mp, kalo lebih dekat, malah lebih nyaman untuk mereka membeli karya kita..:)

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

*cek dompet n cari katepe rana**nemu 50rb*mending minta jajanin ajah deh

haha!
dompetku tebel tuh..tapi isinya recehan semuaaaa…:))
traktir permen sugus ya?huehehe

asasayang
asasayang wrote on Jul 1, ’11
insyaallah kalo suatu hari punya karya. . . *salaman sama mb rana*

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

insyaallah kalo suatu hari punya karya. . . *salaman sama mb rana*

*salaman terus ketjup*🙂

onit
onit wrote on Jul 1, ’11

Gw type yang ga peduli sama seleb dari genre apapun nit
mau penulis, penyanyi deelel
ga pernah mikirin soalnya… abisnya mrk ga kenal saya siy en sebaliknya.. xixixixixixi

hihi yoih

onit
onit wrote on Jul 1, ’11

hehehe..
*mendadak menyesal pasang HS diri sendiri*
ganti ah…
hehehe..

hihi gantii😀

ayanapunya
ayanapunya wrote on Jul 1, ’11
Tapi penulis kan perlu promo juga biar bukunya dilirik.trus klo bukunya laris pasti bkl diwawancara, minimal majalah.gimana tuh?

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

Tapi penulis kan perlu promo juga biar bukunya dilirik.trus klo bukunya laris pasti bkl diwawancara, minimal majalah.gimana tuh?

check point C.🙂

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jul 1, ’11
Kakak

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

Kakak

apa, kakak?

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jul 1, ’11
Nama pena kamu di hatiku >> Kakak

#eeaaa

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

Nama pena kamu di hatiku >> Kakak#eeaaa

hahahahahaha!
besok kalau kita jumpa, nama masing-masing adalah kakak.
terus adike sopo? :))

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11
onit said

hihi gantii😀

podo wae sih,Onit..
di sebelah masih ada wajahku terpampang dan diedit gak mau karena eror terus..:))
kegedean ketoke fileku disana..

nunubawel
nunubawel wrote on Jul 1, ’11
saya kenal penulis yang gak tendensius pengen jadi sastrawan. Secara doi orang media, mukanya sering muncul dimana-mana. Malah pas ngeluarin buku, doi gak jual di toko buku. Cuma dijual online. Promonya juga biasa aja. Gak juga dia menuh-menuhin wall orang dengan pengumuman bakal promo sambil talkshow di anu, book signing di anu. Buatku yang begitu malah lebih elegan.

myelectricaldiary
myelectricaldiary wrote on Jul 1, ’11
hahahahahahahaaa..
tau gaaaaak mbak? udah semingguan ini temanku yang kerja sebagai teller pengen nyipok saya pake bibirnya langsung lantaran nama mbak..

nomer rekeningnya udah dicatet, bahkan dihapal, tapi nama mbak, saking ray pikir “rana wijaya” jadinya dengan PD ray bilang dan ngotot, kalau nama rekening mbak begitu..

tadiii akoooh telpon2 kok ga diangket sihhhhhhh??? >_

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

saya kenal penulis yang gak tendensius pengen jadi sastrawan. Secara doi orang media, mukanya sering muncul dimana-mana. Malah pas ngeluarin buku, doi gak jual di toko buku. Cuma dijual online. Promonya juga biasa aja. Gak juga dia menuh-menuhin wall orang dengan pengumuman bakal promo sambil talkshow di anu, book signing di anu. Buatku yang begitu malah lebih elegan.

Orang media ya?😀

hmmm..
untuk penulis tertentu, seperti saya misalnya, berharap juga memiliki cara seperti itu..tinggal pasang 1 aja tanpa gencar promo, maka orang lain bakal mencari (karya)nya..
tapi,kenyataannya, enggak begitu..:)
apalagi jika memilih di jalur indie(self publishing) dan online yang nama toko onlinenyapun masih ‘kemarin sore’ dan belum dikenal banyak orang🙂

ninelights
ninelights wrote on Jul 1, ’11

hahahahahahahaaa..tau gaaaaak mbak? udah semingguan ini temanku yang kerja sebagai teller pengen nyipok saya pake bibirnya langsung lantaran nama mbak..nomer rekeningnya udah dicatet, bahkan dihapal, tapi nama mbak, saking ray pikir “rana wijaya” jadinya dengan PD ray bilang dan ngotot, kalau nama rekening mbak begitu..tadiii akoooh telpon2 kok ga diangket sihhhhhhh??? >_

hehehe..
udah kulampirin di pm loh..barengan sama no rekeningnya :))

tadi aku lagi tidur,Raya.
tiiii-duuuuurrrrr.

myelectricaldiary
myelectricaldiary wrote on Jul 1, ’11
iya mbak..
ray ga perhatiin..
ray cuman catet norek-nya ajah..

dan ray taunya mbak namanya rana wijaya..
tapi tadi untung ada mas ihwan…
dia yg bocorin rahasia nama asli mbak..
barulaah ray kena cipok beneren,hehehehe

ekspresilepas
ekspresilepas wrote on Jul 1, ’11
Wahh.. Asiik juga yaa, punya nama pena🙂

subhanallahu
subhanallahu wrote on Jul 1, ’11
buat saya nama bolpoinnya apa ya cocok?

museliem
museliem wrote on Jul 1, ’11
intip dulu yah.. :))

saturindu
saturindu wrote on Jul 1, ’11
kalau saya, punyanya cuma nama pencil aja, nih…hihi

tiarrahman
tiarrahman wrote on Jul 1, ’11
RanaWays..

rhehanluvly
rhehanluvly wrote on Jul 2, ’11
3 juli ya mbak
3 juli
maafkaaan
hihi

bambangpriantono
bambangpriantono wrote on Jul 2, ’11
Wedewwww…untung bukan penulis pixi..jadi gak perlu nyiapke bubur abang ijo kuning

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

iya mbak..ray ga perhatiin..ray cuman catet norek-nya ajah..

Hehehehe..
uapik caaaah! :))

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

Wahh.. Asiik juga yaa, punya nama pena🙂

hehehe..yah,asik gak asik,Mbak Dian..:)

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

buat saya nama bolpoinnya apa ya cocok?

P. Widodo
(kepanjangan dari Pak Widodo)
huehehehehe

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

intip dulu yah.. :))

intip sampe lebaran kucing juga gak masalah kok :))

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

kalau saya, punyanya cuma nama pencil aja, nih…hihi

ck.tau gitu aku ubah jadi nama crayon yah yang punyaku,jadi gak ada yang nandingin.
:))

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

RanaWays..

terdengar kayak “GoldenWays”nya Mario Teguh yah..:))

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

3 juli ya mbak3 julimaafkaaanhihi

hehehehehe

ninelights
ninelights wrote on Jul 2, ’11

Wedewwww…untung bukan penulis pixi..jadi gak perlu nyiapke bubur abang ijo kuning

jadi penulis juga gak perlu pake begituan kok🙂
kalo ada petugas pemerintah minta identitas asli,kita tetap ada..:)

puritama
puritama wrote on Jul 22, ’11
lho, nama asli mb rana yg di HS itukah?

ninelights
ninelights wrote on Jul 22, ’11
@Mbak Vera: ku-ching?
:))

katumbiri
katumbiri wrote on Jul 24, ’11
eh, nama asliku juga bukan Jia Effendie kok😀

katumbiri
katumbiri wrote on Jul 24, ’11
eh, nama asliku juga bukan Jia Effendie kok😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s