Ada Jalan Lain Ke Roma, Pasti! :)

Ada Jalan Lain Ke Roma, Pasti!🙂 Oct 16, ’11 5:13 AM
Kawn-kawan, doa saya yang kemarin dulu itu begitu cepat dikabulkan. Saya pada akhirnya di telepon sebuah penerbit skala nasional dan cukup terkenal di telinga. Sayangnya, doa saya kurang lengkap, saudara-saudara. Makanya, endingnya sedikit tak sesuai harapan. Huehehehehe.

Pada waktu itu saya mengajukan novel pertama dan kedua via email ke penerbit tersebut. Sebenarnya saya sudah merasa bahwa napas untuk tema novel saya tidak akan diterima di penerbit itu. Apalagi untuk novel kedua. Sangat jauh dari penerbit itu. Saya sudah memiliki pertimbangan itu karena sebelumnya sudah survei dan membaca kriteria genre yang tersedia sama sekali tidak ada nominasi untuk cerita saya. Tapi karena kebaikhatian seorang teman, saya tetap mencoba. At least, saya bisa mendapatkan masukan dari novel yang saya ajukan setelah mereka membacanya.

Ketika kemudian saya dikabari via email bahwa nanti akan ada editor dari penerbit A akan menelepon saya, saya cukup terkejut. Dan lebih terkejut lagi ketika saya ternyata ditawari kerjasama untuk menulis cerita fiksi di penerbit itu.

Terus terang, itu adalah kesempatan langka dan luar biasa. Saya yang selama ini berusaha meniti karir di bidang menulis, ternyata ‘pada akhir’nya ada ‘angin mamiri’ datang juga.
Tentu saja saya tertarik. Tapi syaratnya adalah saya harus menulis tentang genre yang mereka ajukan yang sangat bukan saya. Hmmm. Okelah. Itung-itung setelah nanti cukup dikenal, saya juga akan menulis tentang gengre yang ingin saya geluti dari awal dan lalu akan menerbitkannya di tempat lain.

Selang dua hari, saya kemudian mengirimi mereka sinopsis. Dan ternyata, synopsis itu masih tidak sesuai dengan harapan penerbit itu. Beliau kemudian memberikan referensi tentang cerita yang dimaksudkan dan membuat saya berpikir tentang banyak hal.

Dan selain itu, demi memperjuangkan nasib novel saya yang masih belum ditanggapi secara professional, saya menanyakan hal itu lagi kepada beliau. Saya pancing saja dengan sebuah pertanyaan, dan akhirnya mereka pun menjawab, iya novel Fleur dan Khal Ant kurang sesuai dengan penerbit kami.

Saya mesem dibalik inbox email itu. Dan lebih mesem lagi ketika seorang teman memforward perkataan sang editor tentang tanggapannya mengenai Fleur tapi tidak langsung dikatakan kepada saya (Teman ini bukan tukang ngadu. Dia berbaik hati memforward itu demi kebaikan saya juga tentunya ). Intinya, secara tidak langsung beliau menganggap bahwa Fleur adalah novel sampah. Alurnya berantakan. Dan waktunya dari awal sampai akhir tidak ada. Dan dia –dengan kesoktahuannya, tentu saja- menduga bahwa saya tidak membuat plot/outline ketika membuat Fleur.

Sampai situ saya ngakak. Waduh,Bok. Gimana perasaan para first reader saya yah kalau dikatain begitu..hehehehehe Dan saya juga jadi curiga itu novel kedua tidak disentuh sama sekali. =))

Sesungguhnya saya akan cukup berbesar hati dan sangat mau menerima kritik tajam dan bahkan malah menghargai jika beliau secara langsung mengatakan itu kepada saya. Setidaknya saya bisa mengejarnya dengan pertanyaan lain yang bisa membuat saya belajar memperbaiki diri.

Saya juga mengakui bahwa novel pertama saya bukanlah sesuatu yang sempurna. Masih terlalu banyak kekurangan di sana. Saya juga bersedia mengedit jika diperlukan. Tetapi amat sangat disayangkan adalah ketika orang seprofesional itu hanya mampu ‘memaki’ di belakang karena takut saya ngedrop dan lalu menawari saya pekerjaan lain yang sangat penerbit itu banget.

Sungguh saya tidak ingin belagu. Saya juga butuh uang sebenarnya. Dan saya juga ingin menggeluti sebuah bidang yang saya cintai yaitu menulis dan menunjukkan kepada orang-orang terdekat bahwa saya juga mampu bertahan hidup di dunia tulis.

Namun jika saya menerima tawaran pekerjaan yang sangat penerbit itu banget, bukankah proses menulis novel itu butuh berbulan-bulan? Lalu waktu untuk menulis gengre yang sesuai dengan keinginan, yang pasti melawan arus, yang tidak dibatasi itu, kapan?

Saya sebenarnya memang berniat untuk mengedit novel pertama saya, membuatnya sempurna, lalu mengajukan ke penerbit tujuan saya. Tapi saya sementara berpikiran begini. Biarlah novel pertama itu menjadi sebuah pembelajaran berharga, dan agar dunia nanti mau menjadi saksi, bahwa karya saya pada akhirnya akan berkembang terus dan berusaha untuk lebih baik. Jadi, untuk sementara juga, saya sekarang sedang proses membuat outline untuk novel ketiga dan membiarkan ‘Fleur’ duduk manis di tempatnya.

Dan ya,mengenai tawaran itu, sampai saat ini saya sedang merenungi hidup, mencari kata yang tepat untuk mengatakan tidak kepada mereka. Hehehehe Dan ya, jika kemungkinan novel-novel saya nantinya tidak ada yang mau menerbitkan, maka untuk itulah Allah memberi saya jalan lain untuk membiayai proses itu agar suatu hari nanti tetap bisa diterbitkan skala nasional. Setidaknya, 8 dari sepuluh juta penduduk yang membaca novel saya,hehehehehe,amin, mengatakan kalau saya memiliki potensi, bakat, kemampuan (Dan,editor itu pun, dia mengatakan hal yang sama untuk saya,meski lewat curhat colongan itu:-p). Maka itu cukup. Saya hanya harus menemukan jalan menuju jembatan penerbit yang tepat. Semoga Allah selalu menguatkan perjalanan panjang ini.
God Bless Me
Semangat

38 CommentsChronological   Reverse   Threaded

addicted2thatrush
addicted2thatrush wrote on Oct 16, ’11
🙂 selamat pagi..mari senyuuumm..

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Oct 16, ’11
:’)

Pokoknya tetap semangaat! Tetap akan ada aku dan dik Pera yang juga mencintaimu.

dik Pee~raaa…

bambangpriantono
bambangpriantono wrote on Oct 16, ’11
Pasti dong…ada jalan lain lewat gang juga bisa

Wisyulak

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11
@Cyp: cenyuuuuummmmm😀
@Kakak:🙂 THANK YOU!🙂 Tapi nek mencintaiku… errr..aku jik normal sih,kak. Jadi… emm… piye yo… :-p
@Mas Nono: Makasih,Mas Nonoooo🙂

rhehanluvly
rhehanluvly wrote on Oct 16, ’11
semangat mbak
dunia belum berakhir *sodorin teh anget*

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11
@hani:iya,dan tak akan berakhir cuma karena 1 penerbit yg kurang tepat.:-) trimaksh ya…
kalian para fist reader,hebat!trmksh utk segala masukan berharganya.
🙂

starholiceuy
starholiceuy wrote on Oct 16, ’11
keep up! ^^

henidebudi
henidebudi wrote on Oct 16, ’11
Aamiin Ya robbal alamin…

intan0812
intan0812 wrote on Oct 16, ’11
Tetep semangat, ada jalan keluarnya اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

nitafebri
nitafebri wrote on Oct 16, ’11
Coba di tempat lain mba..
Itu email fwd, klo ga kuat bisa ngumpet di bawah meja..
Thx yaa dah share..
Jd tau ooh begini si editor itu..

ayanapunya
ayanapunya wrote on Oct 16, ’11
Tetap semangat, na🙂

nitacandra
nitacandra wrote on Oct 16, ’11
saya suka tulisan-tulisan Rana🙂
dan saya yakin ada penerbit2 lain yang juga merasa sama, semoga segera berjodoh dgn penerbit2 beruntung itu ya :))

puritama
puritama wrote on Oct 16, ’11

:’)

Pokoknya tetap semangaat! Tetap akan ada aku dan dik Pera yang juga mencintaimu.

dik Pee~raaa…

…………

pantesan tidurku tak nyenyak…

puritama
puritama wrote on Oct 16, ’11
berjayalah seperti namanya, kaka keduaa….
GBU.. *uopohiki*

pasti… pasti ada jalan lain yg Allah siapkan buat kaka… *peyuuuk*

srisariningdiyah
srisariningdiyah wrote on Oct 16, ’11
cemangat!!!

tiarrahman
tiarrahman wrote on Oct 16, ’11
Tetap seperti komen di bawah saya.

eh.. paling gak enak tuh disuruh nulis cerita titipan. ada beban dan tidak lepas. so.. forget this publisher…

rezeki gak akan kemana!

topenkkeren
topenkkeren wrote on Oct 16, ’11
Semangat, ah.

onit
onit wrote on Oct 16, ’11

Alurnya berantakan. Dan waktunya dari awal sampai akhir tidak ada. Dan dia –dengan kesoktahuannya, tentu saja- menduga bahwa saya tidak membuat plot/outline ketika membuat Fleur.

wakakakak kok aku bisa selesai 2jam gitu pake diselingi penasaran akhir kisah ames & fleur? :p

penerbitnya yg gak baca dgn baik kaliii :p
trus dia gak berani ngomong lgsg ke kamu krn takut kamu menanggapi, dan dia akan mati kutu, krn baca selewatan doang tapi dihadapkan lgsg dgn penulisnya. alias takut pamor anjlok. wkwkwkwkwk

[dgn dia ngomong ke temenmu (bukan ke kamu) pun buatku sudah anjloookkk gak sudi kerja sama org kayak gitu]

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11
huwaaaa…rameee…
bentar..bentar..mau koprol dulu..:-p

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

keep up! ^^

seep! makasihh,Ney!🙂

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Aamiin Ya robbal alamin…

Makasih sudah mengaminkan🙂

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Tetep semangat, ada jalan keluarnya

Insya Allah akan terus semangat! terima kasih mbak Intaaaan!🙂

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Coba di tempat lain mba..

sudaaah doooooooong!🙂
Dan tetap menunggu. Tapi sembari menunggu, mending memang nulis cerita selanjutnya.:) makasih,Mbak Niiiit! *ketjup*

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Itu email fwd, klo ga kuat bisa ngumpet di bawah meja..

eh,apa inih maksudnya,Mbak Nit? aku orak mudeng…

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Thx yaa dah share..Jd tau ooh begini si editor itu..

gak semua editor, saya yakin, begitu…

Rana cuma sedang berjodoh dengan yang kurang tepat saja,Mbak Nit. Saya yang terima kasih, karena sudah diberi semangat!🙂

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Tetap semangat, na🙂

Insya Allah akan terus semangat!🙂

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

aya suka tulisan-tulisan Rana :)dan saya yakin ada penerbit2 lain yang juga merasa sama, semoga segera berjodoh dgn penerbit2 beruntung itu ya :))

Aih…terima kasih,Mbak Nita…
jadi tersanjung tiga belas saya..:)

Amin.Amin Ya Robbal Alamin…
🙂

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

…………pantesan tidurku tak nyenyak…

😄

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

berjayalah seperti namanya, kaka keduaa….GBU.. *uopohiki*pasti… pasti ada jalan lain yg Allah siapkan buat kaka… *peyuuuk*

Terima kasih,Dek Peraaaaaa…:)
Amin. Amin.🙂

*peyuk balik*

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

cemangat!!!

iya! akan selaluuuu! terima kasih,mbak diyaaaah!🙂 *ketjup*

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Tetap seperti komen di bawah saya.eh.. paling gak enak tuh disuruh nulis cerita titipan. ada beban dan tidak lepas. so.. forget this publisher…rezeki gak akan kemana!

Hehehe…:)
Setidaknya sampai sekarang nurani berontak karena tawaran ini..:P

Terima kasih,Pak Tiar.

Rejeki gak akan ke mana! Amin.:)

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11

Semangat, ah.

Akan selalu..:) terima kasih..:)

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11
onit said

wakakakak kok aku bisa selesai 2jam gitu pake diselingi penasaran akhir kisah ames & fleur? :ppenerbitnya yg gak baca dgn baik kaliii :ptrus dia gak berani ngomong lgsg ke kamu krn takut kamu menanggapi, dan dia akan mati kutu, krn baca selewatan doang tapi dihadapkan lgsg dgn penulisnya. alias takut pamor anjlok. wkwkwkwkwk[dgn dia ngomong ke temenmu (bukan ke kamu) pun buatku sudah anjloookkk gak sudi kerja sama org kayak gitu]

sebenarnya saya juga curiganya itu,Onit..:)Beliau cuma membaca selewat dan lalu mengecap begitu,tidak dijelaskan kenapa bisa mengatakan kalau alur berantakan. Dari apa,mulai mana,bab-bab mana saja yang mengganjal.:)
Mungkin memang ada standarisasi tertentu di penerbit itu, kalau ‘sekilas’ ‘udah gak enak’, maka…buang!🙂
Tapi ya,sudahlah.Intinya, saya tidak akan ngeper karena komentar begituan. Banyak yang sadis-sadis komentarnyajuga dan saya malah senang dengan kesadisan komentar itu.

Tapi tentu saya akan lebih menghargai kalau komentar kesadisan itu disertai dengan saran agar saya bisa lebih baik dan maju.Ya memang sangat disayangkan, karena beliau tidak mau membagi ilmu pintarnya pada saya yang pemula ini🙂

THANKS A BUNCH,ONIT!🙂

rembulanku
rembulanku wrote on Oct 16, ’11
bagiku tulisan bisa sampai ke redaksi penerbit itu luar biasa
kalo ga jadi terbit yah.. itu memang pelajaran tersendiri

semangat nulis jeng😀 hari besar kelak akan datang untukmu

ninelights
ninelights wrote on Oct 16, ’11
@Mbak Lala: terima kasih,Mbak Lala.:)
Saya tidak akan berhenti menulis. Mungkin ini yang namanya cita-cita tembok cina, kadang turun,kadang naik,kadang ebrgelombang, dan tak sedikit jalannya curam. Tapi intinya sama, aku akan tetap sampai ke tujuan.🙂
terima kasih. Akan kuingat selalu kata2mu itu. Hari besar akan datang..:)

m4s0k3
m4s0k3 wrote on Oct 16, ’11
harus terus digeboy coy😀

ninelights
ninelights wrote on Oct 17, ’11
@Yas: yo’a dong, Sob! Mau bikin si fulan kesedak suatu ketika nanti! :))

:-p

saturindu
saturindu wrote on Oct 18, ’11
masih banyak kasur tuk ngepos
:))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s