[FF] Pangeran Kodok

[FF] Pangeran Kodok Jan 27, ’12 4:03 PM
for everyone

Aku mencintai seorang pria. Dia sekarang berada di Jakarta sana. Ini adalah cerita cinta bertepuk sebelah tangan karena dia sudah ada yang punya. Tetapi entah kenapa, hanya melihat avatarnya yang sering nongol di facebook saja, hatiku sudah sangat berbunga-bunga. Kekasihnya sendiri adalah seorang sahabat pena sebelum aku menjadi penulis ternama.

Cinta itu harus saling memiliki, itu pedoman masa kini. Tetapi aku perempuan yang tahu diri dan tidak mungkin berkata lebih meski sekarang jaman emansipasi yang menganut pedoman, “sebelum janur kuning melengkung, hajar bleh”.

Lalu suatu hari pria itu tiba-tiba datang ke rumahku. Seorang teman bercerita padanya bahwa kartu-kartu sederhana yang sampai kepadanya itu adalah hasil karyaku. Karena perhatian itulah aku menjadi perempuan yang sangat istimewa dihatinya. Aku yang tidak menyangka kalau perasaanku padanya berbalas, gembira sekaligus malu bukan kepalang sampai-sampai keseringan menampar-nampar pipi demi menyadarkan perasaan.

Ketika kami akhirnya jalan tiga bulan aku merasa bahagia sekaligus menemukan kejanggalan. Sampai kemudian aku tak sengaja mengangkat telepon di hape kekasihku yang teramat sering berdering itu, suara perempuan, tanpa basa-basi, berkata penuh emosi, “sekali lagi gue tegesin sama lu ya? Gue enggak peduli elu mau morotin cewek bego lu itu sampai berapa juta, yang penting gue bisa dapetin kain kafannya sebagai syarat biar elu enggak jadi pangeran kodok lagi, malam ini juga, paham lu?”

Suara itu mirip mantan kekasih lelakiku. Dan sekarang aku telah sukarela tinggal di sebuah vila bersamanya jauh dari ibukota, dan kulihat dia sedang berada di dekat jendela sana, menatap angkasa, kemungkinan sedang menyusun rencana.

Oh, Tuhan, aku harus bagaimana?

24 CommentsChronological   Reverse   Threaded

jampang wrote on Jan 27
gak usah bingung…. bentar lagi kan dia jadi kodok…. tangkep… masukin tempayan🙂

darnia wrote on Jan 27
😥

edwinlives4ever wrote on Jan 27

mantan kekasih lelakiku

This can be interpreted as your ex-boyfriend instead of your boyfriend’s ex.

makhayr wrote on Jan 27
Cinta itu harus saling memiliki, itu pedoman masa kini. Tetapi aku perempuan yang tahu diri dan tidak mungkin berkata lebih meski sekarang jaman emansipasi yang menganut pedoman, “sebelum janur kuning melengkung, hajar bleh”.====> kalau tahu diri ngapain kirim2 kartu ke pacar orang ? xixixixi..eh ini ff kan ya ? jadi no hurt feelin for my comment🙂

puritama wrote on Jan 27
emm….
*blank

saturindu wrote on Jan 27, edited on Jan 27

Cinta itu harus saling memiliki, itu pedoman masa kini.

ah, yang benerr?
:))

saturindu wrote on Jan 27

Kekasihnya sendiri adalah seorang sahabat pena sebelum aku menjadi penulis ternama.

IDnya malam bulan biru?

saturindu wrote on Jan 27

merasa bahagia sekaligus menemukan kejanggalan.

ckckck….bisa yah…paradoks begitu…
:)))

saturindu wrote on Jan 27

ebagai syarat biar elu enggak jadi pangeran kodok lagi, malam ini juga,

nunggu bsk ga bs yah….
msh banyak demo nih…hihi

ninelights wrote on Jan 27
jampang said

gak usah bingung…. bentar lagi kan dia jadi kodok…. tangkep… masukin tempayan🙂

hehehe, beliau ngenes karena selain cuma dimanfaatin, ternyata selama ini naksir-suka-dan akhirnya pacaran sama pangeran kodok.😀

ninelights wrote on Jan 27
darnia said

😥

naon, kakak Dani?🙂

ninelights wrote on Jan 27

This can be interpreted as your ex-boyfriend instead of your boyfriend’s ex.

mau nulis mantan pacarnya pacarku agak sedikit gimana gitu, Mas.

ninelights wrote on Jan 27
makhayr said

kalau tahu diri ngapain kirim2 kartu ke pacar orang ? xixixixi..

eh ini ff kan ya ? jadi no hurt feelin for my comment🙂

Ah, namanya juga anak mudaa :))

ninelights wrote on Jan 27

emm….
*blank

*sibak tirai*
mau ngomong apa hayooo? :-p

ninelights wrote on Jan 27

ah, yang benerr?
:))

Aslinya sebelum kalimat itu ada kalimat yang lain kakak. Tapi karena harus motong kata nggak lebih dari 250 ya jadinya begitu.:D

ninelights wrote on Jan 27

IDnya malam bulan biru?

bukan, kakak Suga. – -“

ninelights wrote on Jan 27

ckckck….bisa yah…paradoks begitu…
:)))

Penuh kegalauan ya kalimatnya?😀

ninelights wrote on Jan 27

nunggu bsk ga bs yah….
msh banyak demo nih…hihi

waduh…pangeran kodoknya ternyata sudah ada di sini… :-p

tintin1868 wrote on Jan 27
eh pangeran kodok.. ga jadi kodok sajalah..

topenkkeren wrote on Jan 28
mas kodok baca ini gak ya kira-kira? hehe..

addicted2thatrush wrote on Jan 28
Waduh..

ninelights wrote on Jan 28
@Mbak Tintin: Mbak TIntin mau jadi kodok poe? :-p
@Mas Salman: DIA UDAH DATANG :))
@Cyp: huehuehuehue

topenkkeren wrote on Jan 28
Ahaha.. Umur panjang. Mas kodok datang. =p

edwinlives4ever wrote on Jan 28
Comment deleted at the request of ACTA.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s