Mampir Ngombe*

Jun 9, ’12 11:34 AM
for everyone
Aku sampai di Jogja pagi ini. Naik motor. Sendirian. Berhenti di sekitar jalan  Gejayan dan duduk di sebuah warung angkringan. Berniat melihat jam di hape, tapi bunyi ‘bip’ panjang baru saja memberitahu bahwa benda ini butuh di-charge dengan segera. Dengan malas kumasukkan hapeku ke dalam tas namun tak sedikitpun beranjak dari tempat. Hanya melihat jalanan yang lengang sembari mengamati hidangan angkringan yang disajikan dihadapanku ini. Mendoan, tahu petis, bakwan, tahu isi, aneka sate, aneka kerupuk, dan aneka nasi bungkus. Aku sebenarnya kangen semua makanan ini. Tapi perutku rasanya mau muntah. Mungkin karena banyak makan angin dan banyak jalan rusak selama perjalanan.
 
Seorang pria paruh baya keluar dari balik pagar rumah di belakang warung tenda dengan membawa sebuah ceret besar di tangan kanannya. Si Bapak menaruh ceret itu di tempat kosong di atas meja dan melihat ke arahku.
 
Monggo** …” Bapak itu tersenyum kepadaku. “Badhe ngunjuk nopo***, Mbak?”
“Teh anget manis, njih****, Pak?”
Pinten?*****”
Aku melirik ke kanan dan ke kiri ke kedua sisi, sedikit bingung dengan pertanyaan pinten padahal aku jelas sendirian. “Setunggal mawon******, Pak.”
 
Bapak itu mengangguk. Empat menit kemudian dia menyodorkan sebuah gelas panas besar ke hadapan mejaku, dan masih bertanya. “Kok piyambakan*******?” Aku hanya tersenyum. “Baru datang dari luar kota?” Aku mengangguk ringan. “Oh, dari mana?”
“Semarang, Pak.”
“Wah. Sendirian? Naik motor?”
Injih.
Walah, cah ayu. Opo orak nyamari cah wadon dhewean adoh-adoh mbengi-mbengi, mangkat luar kota? Akeh truk-truk******** loh, Mbak…Aduh…” Bapak itu menunjukkan rasa khawatir seperti seorang ayah. Mungkin dia memang khawatir karena salah satu anaknya pernah juga nekat sepertiku begini. Aku tersenyum dan lalu tiba-tiba teringat sesuatu.
“Jam berapa yah, Pak, ngomong-ngomong?”
“Jam kalih*********, Mbak. Kurang pitung menit.”
“Oh.”
 
Kuperhatikan jalanan yang masih lengang. Hanya ada sepasang sejoli bergandengan tangan dan lalu naik vespa, menghidupkannya, melajukan motor perlahan dan menghilang di balik dinding. Sepasang sejoli … jam dua dini hari? Ah. Tak baik rasanya mengurusi urusan orang lain. Lagipula, mungkin saja itu memang sepasang suami istri yang sedang ingin berinovasi soal ‘menghabiskan-waktu-bersama-pasangan’. 
 
Kuseruput teh dihadapanku, sambil berpikir. Apa yang sebenarnya kulakukan di sini? Apa aku sudah gila? Mengendarai sepeda motor, sendirian, hampir tiga jam, sampai di kota ini jam dua dini harus dan duduk sendirian di sebuah warung angkringan? Bapak Ibuku pasti kaget bukan kepalang kalau tahu anak perempuan satu-satunya tak jadi menginap di tempat neneknya di kota Kendal. 
 
Kuusap mukaku perlahan dan lalu bertopang dagu. Apa aku harus menghubungi teman-teman jogja bahwa aku telah tiba di kota ini? Jadi nanti ketika aku laporan orangtuaku, aku akan sedikit mengubah waktu tiba di Jogja menjadi sore hari, dan bilang pada orangtuaku kalau aku sedang ada keperluan mendadak sehingga harus menginap di salah satu kost seorang teman dan bertemu dengan klien keesokan paginya? Aku ingat aku punya dua teman baik yang ngekost juga di daerah dekat sini. Tapi hapeku sedang drop. Dan aku sedang tidak mood berkunjung ke warnet dan memposting tulisan singkat di salah satu jejaring sosial, memention mereka, dan memberitahukan bahwa aku telah sampai kota Gudeg.
 
Tidak. Tidak. Aku buru-buru mengkoreksi pikiranku sendiri. Pasti nanti akan membuat orang jadi lebih khawatir padaku. Lagipula aku tak ingin merepotkan orang pagi-pagi cuma untuk menjemputku saja. Mereka juga perempuan. 
 
Kuusap wajahku untuk kesekian kalinya. 
 
Di sudut warung, beberapa gerombolan anak muda datang dan duduk lesehan sambil berhaha-hihi. Mereka memanggil si Bapak dan memesan beragam minuman sehingga membuat Bapak itu sibuk sendiri. Apa sebaiknya aku bergabung saja dengan para pemuda itu dan lalu ikut berhaha-hihi, menghabiskan waktu, dan tiba-tiba nanti tak terasa sudah pagi (bukankah ini juga sudah pagi??) lalu mengetuk salah satu pintu rumah kost temanku yang entah bagaimana bisa kutemukan via googling map? Tampaknya itu bukan diriku sekali. Kubenamkan kepalaku diatas kedua tanganku yang kulipat diatas meja. Jaket yang cukup tebal, baik di badan maupun tangan membuatku nyaman hingga membawaku terlelap. 
 
Tiba-tiba saja suara haha-hihi itu hilang. Keadaan hampa hingga kemudian samar-samar kudengar seorang pria melantunkan ayat Al-Qur’an yang membuatku ingin menangis. Setelah itu, kubuka mataku, dan sadar warung telah lengang.
 
Nuwun sewu…” tegurku ke Bapak pemilik warung setelah, mungkin sejam lebih aku diam-diam tidur sambil duduk. “Jam pinten sakmenika**********, Pak?”
“Jam setengah lima, Mbak.“ Bapak itu menggulung tikar yang ada di trotoar. Sepertinya warung itu akan tutup. 
“Mau tutup yah, Pak?”
“Iya, Mbak. Tadi mau Bapak bangunkan tapi ndak tega. Itu ada tempat nginap murah di situ, kalau Mbak mau. Rumah kost buat orang backpackeran” Bapak itu menunjuk sebuah rumah dengan tiga lantai.
Aku tersenyum. “Wah, terima kasih, Pak. Nanti saya mampir. Berapa semuanya?”
“Oh, nggak usah, Mbak. Buat Mbak, gratis.”
“Eh? Lho? Jangan, Pak. Ini kan rejekinya Bapak.”
“Sudah…Tak usah. Anggap saja bonus.”
Aku tertegun sejenak. “Wah. Terima kasih… Semoga makin laris usahanya yah, Pak.”
“Aamiin.”
“Saya pamit yah, Pak?”
“Iya. Hati-hati yah?”
 
Aku tersenyum. Kutuju motorku yang joknya dingin dan kaca spionnya penuh embun. Kulajukan perlahan, melewati rumah yang dimaksud si Bapak tanpa berniat untuk berhenti, mencari pom bensin, sholat subuh, dan lalu melesat dengan kecepatan 90 kilometer per jam, menuju Semarang. 
 
Aku pulang.
 
 
———————————-
terjemh:
*Mampir (sebentar untuk) Minum
**Silakan
***Mau minum apa
****ya
*****Berapa
******Satu saja
*******Kok sendirian
********Apa tidak berbahaya anak perempuan sendirian jauh-jauh,malam-malam begini, berangkat ke luar kota?Bnyak truk-truk
*********dua
**********Permisi. Sekarang jam berapa ya, Pak?
62 CommentsChronological   Reverse   Threaded

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 9

Bapak Ibuku pasti kaget bukan kepalang kalau tahu anak perempuan satu-satunya tak jadi menginap di tempat neneknya di kota Kendal.

Everybody needs to do something crazy every once in a while.

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

every once in a while

harusnya ada “30 days crazy challenge” yah, Mas.:D

puritama
puritama wrote on Jun 9
hah?
itu ka nana?😐

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 9

harusnya ada “30 days crazy challenge” yah, Mas.:D

That wouldn’t be crazy, because by the time you’re done all those craziness would be normal to you.

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

That wouldn’t be crazy, because by the time you’re done all those craziness would be normal to you.

LOL Smiley

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

itu ka nana?😐

No Titleyang mana? :I

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 9, edited on Jun 9

No Title

yang mana? :I

This, maybe?

“Seorang pria paruh baya keluar dari balik pagar rumah di belakang warung tenda dengan membawa sebuah ceret besar di tangan kanannya”

subhanallahu
subhanallahu wrote on Jun 9
ckckckck….

ninelights
ninelights wrote on Jun 9, edited on Jun 9

That wouldn’t be crazy, because by the time you’re done all those craziness would be normal to you.

Do u think I’m crazy enough to do that crazy stuff,kakak?
Please, watch the ‘tag’ above :D*siap-siap digerus massa*

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jun 9

Apa aku harus menghubungi teman-teman jogja bahwa aku telah tiba di kota ini?

hape mode silent. simpen jero lemari. tumpuk i bantal.

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

This, maybe?
“Seorang pria paruh baya keluar dari balik pagar rumah di belakang warung tenda dengan membawa sebuah ceret besar di tangan kanannya”

huahahahahahahaOh.
Jadi
Dek
Pera
ngira
kalo
aku
sekekar
itu
yah?:I

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

ckckckck….

Napa,Pak Dokterrrr?
:p:))

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

hape mode silent. simpen jero lemari. tumpuk i bantal.

tegoooooooooooooooo…

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jun 9

Naik motor. Sendirian. Berhenti di sekitar jalan Gejayan

iso dirampok kowe, Kak, nek ning gejayan jam yah mono.. nek ra yo diuncali bom

subhanallahu
subhanallahu wrote on Jun 9

Napa,Pak Dokterrrr?
:p

:))

ketipu…

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jun 9

Everybody needs to do something crazy every once in a while.

\( ^o^)/

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

iso dirampok kowe, Kak, nek ning gejayan jam yah mono.. nek ra yo diuncali bom

emang nyamari yoh,nek ‘methungul’ jam yah mono,kak?*serius nanya

fightforfreedom
fightforfreedom wrote on Jun 9
90 km perjam, woww….*iki sing dikuatirke bapak

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

ketipu…

huehueheuheuhueheuheu
*sungkem*

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

90 km perjam, woww….

nek iki tenanan, Mas.
:DSuka jadi pembalap kalo di jalanan.
😀

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jun 9
Iya, Na. Kemarin kan ada kasus; bom meledak di atm deket swalayan Vikita (deket belokan kos), ma pembunuhan (ditikam beberapa kali) seorang cewe di ruang ganti di sebuah FO.

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 9

emang nyamari yoh,nek ‘methungul’ jam yah mono,kak?

Not if you’re packed with a Glock17, a Remington 870, and an M72 LAW and carry them openly.

malambulanbiru wrote on Jun 9
Belum kasus jambretan di motor, dll.

ninelights wrote on Jun 9

Iya, Na. Kemarin kan ada kasus; bom meledak di atm deket swalayan Vikita (deket belokan kos), ma pembunuhan (ditikam beberapa kali) seorang cewe di ruang ganti di sebuah FO.

#jengjeng
medeni …jadi nanti kalo pulang dari alun-alun (lagi), gak usah lewat situ yah,Kak. :I

adamdesign wrote on Jun 9
wuiiihh mbolang tenan..
sy klo jauh2 braninya siang😀

adamdesign wrote on Jun 9
stuju eh sama kamu
rawan di daerah ringroad utara

ninelights wrote on Jun 9

Not if you’re packed with a Glock17, a Remington 870, and an M72 LAW and carry them openly.

Orak nduwe kabeh, Mas. Bolpoin isi campuran cabe sama merica, juga bisa. Kalo ada yang macem-macem, semprot ke matanya aja.

ninelights wrote on Jun 9

Belum kasus jambretan di motor, dll.

rawan bener. Itu Gejayan padahal rame kan?

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 9

Do u think I’m crazy enough to do that crazy stuff,kakak?

You tell me.I’ve read the tag, of course. But I also know enough writers to know that most of them write their suppressed desire.

“Everybody has the potentials to do crazy things without the slightest warning. No one is immune to such an urge.”
– E. H. Kusuma –
malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jun 9

Not if you’re packed with a Glock17, a Remington 870, and an M72 LAW and carry them openly.


JDUAAARRRR!!


ninelights
ninelights wrote on Jun 9

wuiiihh mbolang tenan..

ada catatan kecil di ‘tag’ nya, Mas Adam.
*sambil prengas prenges*

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

sy klo jauh2 braninya siang😀

Paling jauh perginya ke mana,Mas Adam?
Eh, kita sudah kontak belumyah?
*brb*
*berkunjung ke lapak Mas Adam*
ninelights
ninelights wrote on Jun 9

You tell me.

yeah.
😀

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jun 9

#jengjeng
medeni …

jadi nanti kalo pulang dari alun-alun (lagi), gak usah lewat situ yah,Kak. :I

Eh, apa? Kamu kan dari alun-alun pulang sendiri. Aku sudah di kos liatin dik Pera bobo’ kelon sama kacang.

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

suppressed desire

Yes. You’re right, Mas.😀

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

Eh, apa? Kamu kan dari alun-alun pulang sendiri. Aku sudah di kos liatin dik Pera bobo’ kelon sama kacang.

kakak
ketdjam.

Smiley

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

JDUAAARRRR!!

Yaolo…
susahnya mbolang ke Jogja.
Bawaannya banyak banget yah … :I

puritama
puritama wrote on Jun 9
=”=

es jeruk satu yah, bang~

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

=”=

=))

ninelights
ninelights wrote on Jun 9

es jeruk satu yah, bang~

Sampun telas.
Wontenipun es teh panas.
:I

depingacygacy
depingacygacy wrote on Jun 9
fiksi bukan nih?
kayanya bukan deh…
lah, tp koq… ngapain rana malem2 keluyuran ke jogja?
*yg baca jd galau

depingacygacy
depingacygacy wrote on Jun 9
fiksi bukan nih?
kayanya bukan deh…
lah, tp koq… ngapain rana malem2 keluyuran ke jogja?
*yg baca jd galau

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 9

fiksi bukan nih?
kayanya bukan deh…

Fiction or not, I wouldn’t be surprised if Rana did it.

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 9

fiksi bukan nih?
kayanya bukan deh…

Fiction or not, I wouldn’t be surprised if Rana did it.

ayanapunya
ayanapunya wrote on Jun 9
Petualangan yg luar biasa🙂

depingacygacy
depingacygacy wrote on Jun 9
@mas edwin
dasar iseng!
ga sengaja dobel ya direply dobel :p

ninelights
ninelights wrote on Jun 9
@mb dep: enaknya piye, mbak?*mesam mesem*
ke jogja malam2 sendirian? bwt ngilangin galau dong. emang bwt apa lg?:-D
*dijawab serius ben soyo bingung*:-D

depingacygacy
depingacygacy wrote on Jun 9
enake ngopi ki… lg mendung si… ;))

m4s0k3
m4s0k3 wrote on Jun 9
Waktu lo ketiduran gw ada di situ tau..

Gw kan bapak angkringan itu…

malambulanbiru
malambulanbiru wrote on Jun 9
Om Yas!!? Pantesan aku agak kenal kenal gimana gitu sama wajah bapak angkringan. Sebenernya pengin nyapa tapi … malu

m4s0k3
m4s0k3 wrote on Jun 9
Ah Budes berarti slama ini gak care!! Kamu gak care!! Aku benciiiiii!! Kyaaaaa *lari sambil berurai air mata*

*gerobak angkringan digondol maling*

ummuyusuf24
ummuyusuf24 wrote on Jun 9
wah mbak bahaya, alhamdulillah g knp2 ya mbak

subhanallahu
subhanallahu wrote on Jun 9, edited on Jun 9

pulang dari alun-alun

eh, masih banyak ciblek (cilik-cilik betah melek – perek abg) ga di alun-alun? *kayak pernah survey aja

tintin1868
tintin1868 wrote on Jun 9
ini kaya adiknya rifi.. naik kereta.. cuma mo ke jkt.. terus ngobrol sama satu bapak tua di kereta sambil minum kopi.. terus menatap monas, beli tiket, balik ke bandung.. gitu dowang..

ku juga suka gitu.. pergi malam2.. duduk minum menunggu subuh, terus pulang.. itu dulu.. sekarang ga pengen deh, apa blom pengen kali ya..

asik ya ga ada yang gangguin..

rembulanku
rembulanku wrote on Jun 9
haduh jeng Rana
marake kangen pengen nyang jogja ki
kok yo nekad men awakmu nyang jogja numpak motor dewe
aku ae rak wani jew hehehehe
yen mung solo jogja seh wani, tapi yen seko semarang wis ora wani

adamdesign
adamdesign wrote on Jun 9
Sy mudik cilacap jogja mb. btw tag yg mana y?pnasaran

starholiceuy
starholiceuy wrote on Jun 9
ga mudeng mbaaaa…. -_-a
jadi ke jogja ngapain?
nyampe jogja jam 2 pagi, jam 5 pagi udah balik semarang….

ninelights
ninelights wrote on Jun 10
@yana:🙂
@yasdong: wah,makasih udah ditraktir kalo gitu,pak angkringan:-l
@kakak desi: *pegang kening si kakak**rodo anget*
@mb indri&mas adam: buka pake hape yah?:-)

ninelights
ninelights wrote on Jun 11
@Pak Dok: hue?Gak tau, Pak?Kalo mau merhatiin, surveinya Mas-Mas Ganteng, Pak. Bukan perempewi.😀 Lagipula dulu pas ke sana sama kakak Desi, jalannya penuh sama ‘odong-odong’.😀
@Mbak Tin: hehehehe. Yeah.Asik.:D
@Mbak Lala:huehehehe. I’m totally fine kok,Mbak.:D Rak sah khawatir.😀
@Neysa: ke jogja ngapain? Lha itu minum teh panas.huehehehehehe.Coba buka via PC/Laptop terus baca tagnya.😀

ummuyusuf24
ummuyusuf24 wrote on Jun 13

@mb indri&mas adam: buka pake hape yah?:-)

lupa mbak, kayaknya pake pc deh. kenapa memangnya mb?

ummuyusuf24
ummuyusuf24 wrote on Jun 13

Coba buka via PC/Laptop terus baca tagnya.😀

bukan kisah nyata😀

yozarfirdausamrullah
Jadi inget temen kantor, 2 atau 3 kali dines ke Bali. Ya cuman ngikut pejabat aja liputan, kaga ada jalan2 wisatanya😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s