Saya tidak merekomendasikan (Anda) menjadi seorang freelance illustrator.

Jun 27, ’12 2:42 PM
for everyone
Minggu lalu, saya mendapatkan email dari seorang murid jurusan seni ilustrasi yang baru saja lulus. Hal ini cukup normal. Saya bahkan sering mendengar murid-murid bercerita (soal ilustrasi), dan pada kenyataannya, saya mengajak mereka (untuk bercerita soal ilustrasi) dan saya menyukainya. Saya menikmati pembicaraan tersebut dan akan mensupport dan memberikan saran sejauh yang saya bisa lakukan.

Akan tetapi, satu murid ini mengajukan satu pertanyaan yang membuat saya terhenyak, dan karena alasan itulah, saya menulis ini. Anak baru berbakat yang satu ini bertanya kepada saya tentang, “Akankah Anda merekomendasikan saya untuk menjadi seorang Freelance Illustrator?” yang mana saya pikir pertanyaan itu adalah pertanyaan yang aneh yang diajukan kepada saya mengingat saya adalah seorang freelance illustrator yang mencintai pekerjaannya, lalu kenapa saya juga tidak merekomendasikan pekerjaan yang saya nikmati saat ini? Untuk beberapa saat, saya memikirkan tentang jawabnya. Jujur saja, maafkan kalau jawaban saya yang sebenarnya adalah tidak. Saya tidak merekomendasikan (Anda) menjadi seorang freelance illustrator.

Sebagai seorang freelance illustrator professional selama sepuluh tahun atau bisa dikatakan sangat berpengalaman, kenapa saya tidak merekomendasikan Anda menjadi seorang freelance illustrator? Inilah kenapa…

1. Menjadi seorang freelance illustrator tidak dapat langsung menerima bayaran (dalam jumlah yang banyak), tidak peduli seberapa mengagumkannya dirimu. Bayaran itu bisa memakan waktu berbulan-bulan, atau bertahun-tahun, sebelum kamu mendapatkan komisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu setiap bulannya. Dan meskipun pada suatu waktu kamu adalah pendiri dan memiliki pengalaman yang bagus, kamu masih akan melewati masa-masa tambal sulam. Dan, bahkan ketika kamu mendapatkan komisi pertamamu, akan ada kemungkinan kamu tidak akan menerima bayaran yang serupa untuk sebulan atau bahkan tiga bulan ke depannya.

2. Kami semua berbohong kepadamu. Maafkan saya. Kami semua berbohong. Kami membuat semua itu kelihatan sangat mudah. Majalah-majalah, blog, para professional, mengabarkan berita di Twitter dan telah melakukan beberapa interview dan berbicara tentang betapa luar biasanya itu, betapa mudahnya itu, betapa sibuk dan kaya dan senangnya kami. Tetapi semua itu bohong, maafkan saya. Hanya karena seseorang itu muncul untuk menjadi super sibuk dan menunjukkan beberapa proyek mengagumkan, bukan berarti semuanya baik-baik saja dibalik layar itu. Bukan berarti bahkan mereka (mampu untuk) membayar sewa.

3. Industri (ilustrasi) sekarang memuakkan! Jujur saja, tidak ada honor yang tinggi untuk pekerjaan seputar ini. Ada pekerjaan, dan beberapa orang merasa cukup, beberapa mendapatkan beban, namun masih banyak illustrator lain yang tidak mendapatkan banyak sama sekali. Kami masih mengalami kemunduran. Beberapa dari klien-klien yang potensial memiliki dana yang rendah untuk hal-hal semacam ilustrasi, dan dapat dengan mudah berpaling ke illustrator lain yang memiliki pilihan harga lebih murah.

4. Kamu bukan seorang superhero. Sebagai seorang murid berbakat dengan cita-cita yang besar akan mudah untuk menjadi terlalu percaya diri. Gurumu memuji hasil kerjamu, kamu mengadakan pameran online atau cetak sebagai bakat masa depan. Teman-teman sebayamu iri kepadamu, dan orangtuamu berpikir kamu adalah anak yang luar biasa berbakat. Kamu dapat melakukan banyak hal tanpa kesalahan. Kamu adalahseorang superhero. Tidak, dan kamu bukan. Ada ribuan illustrator muda brilian yang berbakat dan kamu hanyalah satu diantara mereka.

Semua yang kukatakan itu bukan berarti kamu harus tidak ingin menjadi seorang freelance illustrator. Dan seandainya kamu tidak dapat semata-mata melakukan pekerjaan mengilustrasi full-time saat ini, itu bukan berarti kamu tidak akan dapat mengerjakannya. Percayalah kepadaku, karir (dapat terbentuk) lewat jalan-jalan kecil dan mengalir di jalan-jalan yang misterius.

Ini ada tips bagaimana kamu bisa menemukan jalan kecil yang kamu impikan itu…

1.Hasilnya akan terlihat kalau kamu melakukannya dengan benar. Kalau kamu tidak memiliki panci ajaib berisi uang untuk membiayai hidupmu, carilah pekerjaan penuh waktu sementara kamu mulai mempromosikan dirimu sendiri dan mencari jaringan di sela-sela waktu kosongmu, dan menerima pekerjaan freelance berbayar apa saja yang dapat menjadi uang saku selain gaji bulananmu.

2. Kami sangat jujur dan suportif. Kami mungkin mengagungkan kebenaran tentang pekerjaan ilustrasi ini selama beberapa waktu, namun kami masih dapat memberi kejujuran dan saran yang benar. Dapatkan pengalaman kerja. Kalau saya boleh sedikit bercerita tentang diri saya, saya dulu bekerja di design studio selama kurang lebih tiga tahun lamanya. Di sana saya belajar tentang bisnis, menemukan tekanan, stress, klien-klien, promosi diri, menjawab sebuah laporan, dan lain-lain yang hanya akan dapat sungguh-sungguh membuatmu bisa belajar dari orang yang punya pengalaman.

3. Ilustrasi bukan satu-satunya industri. Kamu dapat lebih dari sekedar mengilustrasi. Perbedaan adalah sebuah keindahan untuk bentuk kreativitas apa pun dan menjadi terbuka untuk bekerja paruh waktu di bagian lain (photografi, animasi, desain grafis, iklan?) dapat membawa lebih banyak pekerjaan lainnya.

4. Kamu harus bekerja untuk menjadi superhero. Saya telah mengenal para illustrator muda berbakat yang luar biasa mendapat keistimewaan di setiap tempat, mereka bahkan mengilustrasi kover majalah-majalah kelas atas. Namun itu tidak berarti mereka langsung mendapatkan klien-klien yang mengantri untuk diilustrasi olehnya. Kamu tidak dapat mengandalkan apa yang sedang tren dan diminati banyak orang untuk mendapatkan sebuah pemasukan. Ini bukan soal factor X. Ini adalah bisnis.

Jadilah rendah hati, pahamilah bagaimana banyak para illustrator berbakat berani melawan arus. Bukalah pikiranmu lebar-lebar dan jadilah siap untuk bekerja, berjuang keras, dan berusaha lebih keras dibandingkan dengan kamu yang bahkan tidak pernah pertimbangkan sebelumnya. Seorang freelance illustrator yang sukses bukan hanya memiliki hati yang kreatif dan tangan yang terampil. Mereka adalah seorang professional, memiliki “business mind”. Jadilah seorang super bisnis.

Menjadi seorang freelance illustrator yang sukses itu seperti menaiki rollercoaster. Ada saat-saat berada di atas dengan pemandangan yang luar biasa, dan beberapa amat sangat turun dengan sangat tajam. Beruntungnya, di setiap berada di bawah (titik terendah) adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga.

Tidak mudah untuk bertahan menjadi seorang freelancer. Saya sudah membiayai diri sendiri selama 12 tahun sekarang (bekerja di animasi, desain dan ilustrasi), dan saya masih belajar. Mengembangkan pekerjaan ke jalan yang lebih, lebih baik, tahun demi tahun. Kamu harusnya melakukan hal yang sama. (Perubahan?) Industri ilustrasi ini bergerak sangat cepat dan berbahaya sekarang ini. Bersiap-siap dirilah untuk tetap bertahan. Jangan beranggapan bahwa tidak dapat “membuat itu (terealisasi?)” di tahun pertama bekerjamu, itu artinya kamu gagal. Itu tidak. Tidak ada yang namanya “membuat itu (terealisasi?)”.

Tidak ada ukuran sampai seberapa cukup dirimu membuat pekerjaan-pekerjaan yang sukses yang mana kamu tiba-tiba secara sempurna memiliki persediaan pena yang banyak, software, pengetahuan dan klien tetap, untuk selamanya.

Menjadi seorang freelance illustrator adalah proses perubahan dan pembelajaran yang terus menerus, dengan tujuan-tujuan baru, dengan pengalaman-pengalaman baru. Semua itu ada di depanmu dan jika kamu telah siap dengan segala kemungkinan, segala kesuksesan dan segala kesusahan (pada saat-saat di titik rendah), maka kamu akan berada di jalan-jalan kecil untuk menjadi seorang freelance illustrator, lebih cepat dari siapapun.

Nikmatilah setiap perjalanan itu…

~ Ben O’Brien
Sumber terjemahan:
http://bentheillustrator.tumblr.com/post/6721610457/i-dont-recommend-becoming-a-freelance-illustrator

Diterjemahkan bebas oleh Rana Wijaya Soemadi
untuk seluruh ilustrator yang sedang melewati proses “very hard downs”…
*semangat, self! semangat kalian…:)

 

50 CommentsChronological   Reverse   Threaded

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 27

“Akankah Anda merekomendasikan saya untuk menjadi seorang Freelance Illustrator?”

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
:)))))

I will be a self-employed illustrator, comic artist, and author. Aamiin. :p
*merenges sepanjang Banjir Kanal Barat*

darnia
darnia wrote on Jun 27
sempat tadi mau nanya, Nana pernah magang di studio mana??😀
Ini artikel keren, Na. Tfs…

Kayaknya hanya orang-orang yang berani, tangguh dan bervisi yang memutuskan jadi freelance artist. And you are one of ’em. Salute….🙂

ayanapunya
ayanapunya wrote on Jun 27
selalu kagum sama kamu, na..

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 27
darnia said

And you are one of ’em

She’s not a freelancer.

She’s her own boss. That’s something else.

darnia
darnia wrote on Jun 27

She’s not a freelancer.

She’s her own boss. That’s something else.

eh….kalo freelance itu nunggu order doang atau gimana?
— kayaknya enggak mudeng arti freelance yang sebenernya —

tintin1868
tintin1868 wrote on Jun 27
apapun deh yang penting nawaitu..

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
darnia said

sempat tadi mau nanya, Nana pernah magang di studio mana??😀

magang di studio gatotkaca belang-belang, Daniii..hwehwehwe🙂

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
darnia said

Ini artikel keren, Na. Tfs…

‘ 3

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
darnia said

Salute….🙂

Don’t know what to say unless thanks, Dan…🙂

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 27
darnia said

eh….kalo freelance itu nunggu order doang atau gimana?
— kayaknya enggak mudeng arti freelance yang sebenernya —

A freelancer works for others on a freelance basis.

She works her own projects, and that’s why she’s her own boss.

ninelights
ninelights wrote on Jun 27

selalu kagum sama kamu, na..

Ah, Yana…
I’m just an ordinary illustrator yang coba bertahan hidup di dunia zombie ini..hehehe

but, thanks.🙂

onit
onit wrote on Jun 27

A freelancer works for others on a freelance basis.

She works her own projects, and that’s why she’s her own boss.

yes, it’s different.

freelance = works for others, but not a regular employee

project management = boss
and both the boss and the illustrator can be the same person🙂

roelworks
roelworks wrote on Jun 27
jiah…T_T

akuai
akuai wrote on Jun 27
Tidak mudah untuk bertahan menjadi seorang freelancer.

angguk2. tfs mba rana ^^

ninelights
ninelights wrote on Jun 27, edited on Jun 27

She’s not a freelancer.

I am, Mas, sometimes. I do this freelance thing just in order to survive, to make a living for maybe two or three months. I hope those thing, at least come to me once in a month, so that I can prepare else things. That’s why I established http://9lightsproduction.multiply.com

There’s a lot of experience from being a boss and employee and freelance illustrator and cover designer and a formatting books and costumer service all at once…🙂

Couple of people see me as a great person, or as a successful person, or as a very much talented girl or as a successful new boss in a new company that will have and must be have a lot queue clients…(well, if that so, I will traveling around Java right now :)) ) but in fact, there’s not such like that.🙂

The industry, like Ben said to us, it so tough nowadays. Much clients will choice the illustrator or company that related with it with the lower price option (so that you’ll see that lot of competitive stuff in this area). Even, there are people that want to get the illustration just for free. And, even, there’s an illustrator want to get ‘a job’ for free and already glad that her/his name is mentioned in the book, just for promotion.

That’s sad, but that’s the fact. And I through all of that kind of people, and kind of that situation…

I meet a bunch of people that easily said, “this is bad. I don’t like it. What is this? Are you sure this is me? Hahahahaha! This is definitely bad! I don’t have money to pay you. Suddenly the file was disappear, I can’t pay you. I suddenly don’t like the illustration of the cover (padahal dia yang meminta sendiri untuk membuat ilustrasi seperti yang dia request), please do change the illustration just more like this pic.”
That’s why… now…I try hard, harder to finish this own projects and I will do this for months and maybe years that will start as soon as possible…So that I can really be a boss for my own projects. I will be a self employed. I just really want to make people understand that being an illustrator is not like they can treat us like a “slave” …

ninelights
ninelights wrote on Jun 27

jiah…T_T

kenapa, Mas?🙂

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
akuai said

Tidak mudah untuk bertahan menjadi seorang freelancer.

angguk2. tfs mba rana ^^

Sama-sama, Mbak.🙂

roelworks
roelworks wrote on Jun 27
tau rasanya jadi freelancer…T_T

ninelights
ninelights wrote on Jun 27

:)))))

FYI: itu ngakak kenceng super prihatin …

ninelights
ninelights wrote on Jun 27

I am, Mas, sometimes. I do this freelance thing just in order to survive, to make a living for maybe two or three months. I hope those thing, at least come to me once in a month, so that I can prepare else things. That’s why I established http://9lightsproduction.multiply.com

There’s a lot of experience from being a boss and employee and freelance illustrator and cover designer and a formatting books and costumer service all at once…🙂

Couple of people see me as a great person, or as a successful person, or as a very much talented girl or as a successful new boss in a new company that will have and must be have a lot queue clients…(well, if that so, I will traveling around Java right now :)) ) but in fact, there’s not such like that.🙂

The industry, like Ben said to us, it so tough nowadays. Much clients will choice the illustrator or company that related with it with the lower price option (so that you’ll see that lot of competitive stuff in this area). Even, there are people that want to get the illustration just for free. And, even, there’s an illustrator want to get ‘a job’ for free and already glad that her/his name is mentioned in the book, just for promotion.

That’s sad, but that’s the fact. And I through all of that kind of people, and kind of that situation…

I meet a bunch of people that easily said, “this is bad. I don’t like it. What is this? Are you sure this is me? Hahahahaha! This is definitely bad! I don’t have money to pay you. Suddenly the file was disappear, I can’t pay you. I suddenly don’t like the illustration of the cover (padahal dia yang meminta sendiri untuk membuat ilustrasi seperti yang dia request), please do change the illustration just more like this pic.”
That’s why… now…I try hard, harder to finish this own projects and I will do this for months and maybe years that will start as soon as possible…So that I can really be a boss for my own projects. I will be a self employed. I just really want to make people understand that being an illustrator is not like they can treat us like a “slave” …

ini keknya ada vocab dan grammar yang salah…
*sungkem sama yang ahli nginggris
ehehehehehehehe

onit
onit wrote on Jun 27

I meet a bunch of people that easily said, “this is bad. I don’t like it. What is this? Are you sure this is me? Hahahahaha! This is definitely bad! I don’t have money to pay you. Suddenly the file was disappear, I can’t pay you. I suddenly don’t like the illustration of the cover (padahal dia yang meminta sendiri untuk membuat ilustrasi seperti yang dia request), please do change the illustration just more like this pic.”

this is really bad..

but it reminds me of my experience again..

this person said “oh, wow, cool, great pictures! you’re a talented photographer! i like them all!” and (no money as it was a charity project) in the end “what? i have to mention your name as the photographer? then i’m not going to use any of your pictures!”

sad. it’s appreciated, but denied.

na, if someone said you’re bad, or didn’t meet the required standard of the client, then it’s where you can learn to be better. but when someone said you’re good but not willing to credit you for it, like in my case, it ruined my belief in this industry..

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 27
onit said

it’s appreciated, but denied.

Thus the picture I uploaded above.

edwinlives4ever
edwinlives4ever wrote on Jun 27

ini keknya ada vocab dan grammar yang salah…

Keep going and improving along the way. That’s the only way to make it work.

darnia
darnia wrote on Jun 27
kayaknya jadi freelancer di Indonesia itu jauh lebih susah daripada di LN yang notabene menghargai karya orang lain ya…
Kalo di Indonesia, orang enggak bakalan feeling guilty main download karya orang. Jadinya kalo bisa dapet gratis, kenapa kudu bayar? Berat…tapi enggak mustahil..

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
onit said

said you’re good but not willing to credit you for it, like in my case, it ruined my belief in this industry..

I also through those condition, Nit…🙂 Those sentence above/below (depends on the column format) just only the example.
Great doesn’t means great. Bad never always means bad. *kacrut grammarnya – -“)

Bad or good depends on taste, I guess. Based on being an freelance illustrator, I still have an option to ignore unnecessary things that head off the process of the illustration itself. I concentrate with my client. But the client it self is not a queen, or king. But we are partner. I will try my best to service them but of course in a proper condition. You can said it bad, for example. But it also means that those client want a VERY new illustration. So that means you should have an extra more time to collect the idea, inspiration, and a time to sketch/illustrate such thing while the client, the problem, the high top concern, is not only him/her, but you just do that all alone.

I did sketch/illustrate things for 33 pages a day. But this such illustration that related with client request so that I can make those request become nearly close to want they want is need more time…A hard one is when you got a client that want the illustration accomplished as quick as possible and after that they can easily say that those thing doesn’t match with their request, while in fact, they mentioned itself, once in couple day before it happened that “I really want to have a cover just like this one *and they sketch themselves to guide me to do as close as possible with the request.🙂

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
darnia said

freelance itu nunggu order doang atau gimana?

antara nunggu order *kalau kamu kerja di perusahaan yang ngontrak kamu as an freelance illustrator* dan di saat bersamaan bisa nyari orderan sendiri.🙂

roelworks
roelworks wrote on Jun 27, edited on Jun 27
darnia said

ayaknya jadi freelancer di Indonesia itu jauh lebih susah daripada di LN yang notabene menghargai karya orang lain ya…
Kalo di Indonesia, orang enggak bakalan feeling guilty main download karya orang. Jadinya kalo bisa dapet gratis, kenapa kudu bayar? Berat…tapi enggak mustahil..

seperti kata coldplay nobody said it was easy, but nobody said it was going to be this hard…

I wish it is easy even here …
*saya juga nge freelance di indonesia,lho…

ninelights
ninelights wrote on Jun 27

tau rasanya jadi freelancer…T_T

*puk puk*
*sodorin permen Kojek*
Biar segeran, Jack!
ehehehehekriuk! – -”

But, don’t give up yes..let’s survive together…
Tunjukkan pada dunia bahwa illustrator pantas untuk dihargai pekerjaannya. Kalau bukan kita yang memulainya, lalu siapa lagi?🙂
#eciyehgilaajeomonganekeye
#kayakkagaklagingenesajarasanya
#ahahahahahahangggggg….~

onit
onit wrote on Jun 27

You can said it bad, for example. But it also means that those client want a VERY new illustration.

in that case then it’s the client’s fault for choosing you based on your portfolio but he/she wants something else.

onit
onit wrote on Jun 27

they mentioned itself, once in couple day before it happened that “I really want to have a cover just like this one *and they sketch themselves to guide me to do as close as possible with the request.🙂

this reminds me of this comics
http://theoatmeal.com/comics/design_hell

this kind of things happen to any artists in the creative industry..

mari ngakak.. banyak teman senasib ^^;;

onit
onit wrote on Jun 27

Keep going and improving along the way. That’s the only way to make it work.

very much agree!

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
darnia said

kayaknya jadi freelancer di Indonesia itu jauh lebih susah daripada di LN yang notabene menghargai karya orang lain ya…

Dan, orang akan ramai-ramai antri untuk menghargai karya negeri sendiri setelah orang luar negeri memujanya.🙂

Sebenarnya tidak usah jauh-jauh di luar negeri dan Indonesia…Di Semarang sendiri begitu, Dan.🙂 Pak Tubagus cerita soal salah satu alasan dia nutup rumah seni yaitunya adalah karena itu, apresiasi warga sekitar kurang…sangat. Aku jadi sedih banget…sementara, aku, sampai saat ini juga belum bisa pameran karena lack of money. But I’m sure, masih ada harapan…I just don’t know yet…(mau utang si kakak, apa mau crowdfunding,ahehehehehehe)

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
darnia said

Jadinya kalo bisa dapet gratis, kenapa kudu bayar?

*senyum
getir…

ninelights
ninelights wrote on Jun 27
*NGAKAK KENCENG BANGET SAMPE GATOTKACA POLKADOT BELANG-BELANG GANTI CELANA JADI MODEL CUTBRAY PELANGI TRALALATRILILI*

roelworks
roelworks wrote on Jun 27
komik yang bicara kenyataan

jampang
jampang wrote on Jun 27
*nggak jago gambar

rembulanku
rembulanku wrote on Jun 28
suksees untuk dirimu jeng
ilustrasi buatanmu keren2 kok

ninelights
ninelights wrote on Jun 28
onit said

in that case then it’s the client’s fault for choosing you based on your portfolio but he/she wants something else.

sementara kami gak bisa berbuat banyak karena kami juga butuh uang (meski kecil) untuk survive…

ninelights
ninelights wrote on Jun 28

Keep going and improving along the way. That’s the only way to make it work.

hwehe…iyah…:)

ninelights
ninelights wrote on Jun 28

komik yang bicara kenyataan

😄

ninelights
ninelights wrote on Jun 28
jampang said

*nggak jago gambar

~tapi jago ngegombal kan?:p

ninelights
ninelights wrote on Jun 28

suksees untuk dirimu jeng
ilustrasi buatanmu keren2 kok

makasih, Mbak Lala…
kau juga..:)

ayamaulia
ayamaulia wrote on Jun 30
Saya baru memulai jadi Ilustrator (sekaligus penulis) freelance.

yozarfirdausamrullah
Setubuh mbae, ga hanya di bidang ilustrasi. Bikin novel pun sama juga nasip-nya. Kudu punya full time job klo pengin bisa makan. Khusus utk penulis skenario, orang bisa dapet bayaran rutin (full time, penulis sinetron stripping) asal mau menjual idealisme cerita menjadi sesuatu yang lebih komersil, atas nama permintaan televisi sesuai rating

ninelights
ninelights wrote on Jul 18

Saya baru memulai jadi Ilustrator (sekaligus penulis) freelance.

welcome and good luck!
🙂

ninelights
ninelights wrote on Jul 18, edited on Jul 18

Setubuh mbae, ga hanya di bidang ilustrasi. Bikin novel pun sama juga nasip-nya. Kudu punya full time job klo pengin bisa makan. Khusus utk penulis skenario, orang bisa dapet bayaran rutin (full time, penulis sinetron stripping) asal mau menjual idealisme cerita menjadi sesuatu yang lebih komersil, atas nama permintaan televisi sesuai rating

bukan “kudu” sih, Am…tapi sebaiknya memang udah punya amunisi yang cukup kalo memang mau memutuskan untuk benar-benar fokus untuk nulis demi untuk bertahan sekian bulan selama enggak ada pemasukan…Kalo punya main job dan pekerjaan menulis itu dijadikan sambilan, apalagi untuk menulis sebuah novel, konsetrasi bisa terpecah jadi dua atau lebih, salah satu bisa jadi enggak bisa kepegang dengan baik kecuali memang you have a great time management…

Soal skenario, selain sempat juga mencicip jadi finalis pada sebuah tahun 2009 yang lalu di sini, di sini, dan di sini *ngapunten basa inggrisnya belepotan – -“* ,
punya teman-teman (selain kamu dan teman-teman yang di Jogja waktu itu yah, Amru🙂 ) yang memang udah jadi penulis skenario untuk sinetron stripping…uangnya memang ‘menjanjikan’… tapi cobaannya cukup berat…berat banget malahan kalo menurutku…selain harus mau menjual idealisme, juga harus mau berkorban waktu, kesehatan, waktu libur, dan akan terus dikejar deadline in almost everyday dan itu belum termasuk revisinya …

Dulu sempat melamar dan ditest sama seorang teman baik juga, tapi sepertinya dia sudah membaca bahwa aku enggak akan kuat (dan cocok) kalo kerja di situ, :)))
that’s why sampai sekarang masih kaya-kaya gini aja di Semarang
:))

kaklist
kaklist wrote on Jul 19
kk malah baru tau euy klo ada pekerjaan freelance ilustrator :))
selama ini ku kira itu ada departemen nya sendiri di persh penerbitan🙂

rirhikyu
rirhikyu wrote on Jul 19
Baru mo tanya, 11 taun kerja?
*mikir umurmu brp :p
But, tengkyu buat share ya na. Keren

yagizaaa
yagizaaa wrote on Jul 19
semangka kittttttty!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s