24 Wajah Billy

Pernahkah membayangkan suatu hari kau duduk satu ruangan dengan seorang manusia yang satu menit yang lalu bicara denganmu dengan wajah bersahabat, suara lemah lembut dan menyenangkan lalu lima menit kemudian dia berubah galak, memiliki suara menggelegar, bersikap skeptis pada siapapun yang berada di sekitarnya dan tiba-tiba kemudian menangis, meringkuk di pojok ruangan, mengeluarkan suara seperti anak kecil yang sedang ketakutan dan tiba-tiba lagi dia bilang “dimana aku”, “apa aku telah melakukan kesalahan lagi” dengan pipi yang penuh dengan air mata seolah-olah dia tidak pernah ingat tentang apapun yang dia lakukan selama di ruangan itu?

Novel ini berkisah tentang riwayat hidup seorang William Stanley Miligan, orang pertama dalam sejarah Amerika yang dibebaskan atas segala tuduhan kriminal yang diarahkan padanya dengan alasan dia tidak waras karena menderita kepribadian majemuk. Ada dua puluh empat tokoh yang hidup dalam diri Billy, begitu nama panggilannya.

Kisah nyata yang ditulis dengan jumlah 668 halaman ini mengajak kita berkenalan dengan Arthur, pria asal Inggris, si ‘koordinator’ dari semua karakter yang ada; memiliki kepintaran dalam hal fisika, kimia, ilmu kedokteran dan bisa membaca serta menulis dalam bahasa arab. Lalu, Ragen, pria 23 tahun berkebangsaan Yugoslavia, menguasai bahasa Serbo-Kroasia, memiliki kemampuan tentang senjata dan peluru tapi buta warna. Dia akan menguasai kesadaran saat ‘keluarga’nya dalam bahaya. Dia temperamental dan memiliki kekuatan fisik yang luar biasa. Danny, 14 tahun, seorang anak yang selalu memiliki rasa takut pada orang lain, terutama laki-laki. Bahkan, kita akan dikenalkan dengan seorang wanita lesbian berusia 19 tahun bernama Adalana, seorang pemalu, kesepian, pintar memasak dan membersihkan rumah, dan yang ‘menyebabkan ke dua puluh empat tokoh lainnya’ berada di penjara Franklin Country, menjadi berita utama di koran-koran soal penangkapan tersangka dua korban penculikan dan pemerkosaan di kampus.

Gary Schweickart, kepala pengacara pembela publik berusia 33 tahun adalah orang pertama yang bicara empat mata dengan Billy saat Billy berada di penjara Franklin Country. Gary semula hanya berniat memperkenalkan dirinya sendiri sebelum memilih anak buahnya (Billy minta pengacara wanita dan akhirnya memilih Judy Stevenson) untuk memberikan pembelaan terhadap Billy. Namun karena sikapnya yang sering sekali berbeda pada setiap kesempatan bersama dirinya, apalagi ketika penjara dihebohkan dengan niat Billy untuk bunuh diri, Gary mengusulkan pada Judy agar Judy mau mendatangkan psikiater dan memeriksa keadaan Billy.

Pada pemeriksaan psikologis pertama pada tanggal 8 dan 13 Januari 1978, Milligan memiliki IQ 68. Billy diduga menderita penyakit skizofrenia akut. Dengan dasar pemeriksaan tersebut, Gary dan Judy mulai berjuang untuk membantu Billy mendapatkan penanganan yang tepat. Dan tempat itu bukan di penjara.
Pada pengadilan pertama tanggal 19 Januari 1978, Hakim Jay C. Flowers mengeluarkan surat perintah untuk memindahkan Billy ke Southwest Community Mental Health Center di Colombus agar diperiksa oleh tim psikiatri forensik.

Dorothy Turner adalah psikolog pertama yang melakukan wawancara terhadap Billy Miligan di Southwest pada tanggal 31 Januari 1978. Mulanya, dia bersiap untuk menghadapi seorang penjahat muda yang sedang berakting atau pura-pura gila agar dibebaskan dari segala tuntutan yang diberikan kepadanya. Tapi setelah proses wawancara itu berjalan seperti sedang menanyai beberapa karakter yang silih berganti bicara dalam satu tubuh untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Dorothy, Dorothy mengusulkan pada Gary dan Judy untuk mendatangkan Dr. Cornelia Wilbur, dokter yang telah menyembuhkan Sybil, wanita pemilik enam belas kepribadian ganda.

Serangkaian penelitian dan tes menunjukkan bahwa karakter-karakter Billy yang tersembunyi muncul satu per satu. Para pengacara Billy berjuang keras agar Billy tidak dipindahkan ke Lima, tempat perawatan yang akan membuat Billy semakin depresi dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, sebelum akhirnya Billy disidang kembali. Rumah Sakit Hearing adalah atlernatif terbaik. Dari situ, sisi lain dari Billy mulai terkuak satu persatu. Tentang kekerasan dan pelecehan yang diterimanya sewaktu dia masih kecil. Tentang ayah tirinya yang memperlakukan dia secara tidak senonoh yang membuatnya sangat trauma dan depresi. Tentang keahliannya melukis dan menggambar, tentang tes IQ yang hasilnya berbeda pada setiap karakter yang ada di dalam diri Billy ( David = 69, Danny = 71, Tommy = 87, Christopher = 102, Ragen = 119, Alen = 120)

Namun orang lain diluar sana tetap menganggap Billy hanya sedang berakting dan mereka juga mati-matian menjebloskan Billy ke tempat yang tidak Billy inginkan, penjara. Billy yang dibenci, Billy yang dicemooh, Billy yang dalam perjalanan perawatannya berusaha untuk menyatukan dirinya menjadi ‘Hanya Billy’, dan lalu terpuruk dan mengalami depresi dan berniat untuk bunuh diri lagi.

Lalu akankah Billy berhasil bangkit dari kekacauan yang ada dalam dirinya setelah seluruh orang di belakangnya berjuang mati-matian untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya lagi? Akankah dia berhasil menjalani kehidupannya dengan normal seperti Sybill yang akhirnya sembuh? Ataukah dia akan semakin parah dan tak berkeinginan untuk melanjutkan hidup lagi?
Semua pertanyaan itu bisa ditemukan di Novel ’24 Wajah Billy’ yang ditulis oleh Daniel Keyes, pria lulusan Brooklyn College dengan meraih gelar B.A dalam bidang psikologi. Novel pertamanya yang berjudul Flowers For Algernon memenangkan sebuah anugerah penghargaan. Setelah kemudian di filmkan dengan judul CHARLY (diproduksi 1968)*Dengan huruf R yang ditulis berlawanan arah*, film tersebut juga membuat Cliff Robertson, pemeran tokoh Charly, memenangkan piala Oscar sebagai pemeran utama terbaik.

Saat kita membaca novel ini, kita akan diajak menyelami karakter-karakter yang ada dalam diri Billy. Semakin lama, kita akan semakin menitikkan airmata dan berharap kita bisa memeluknya dan memberikan dia perlindungan.
Seandainya saja tidak ada kekerasan rumah tangga yang terjadi saat dia kecil, semua itu, tokoh-tokoh dalam diri Billy tidak akan keluar, mencoba melindunginya dengan segala cara dan berontak….

“..Milligan, yang jelas tidak diberi kesempatan yang adil dalam hidup ini, telah kembali ke Athens untuk dirawat oleh para ahli di sini. Dan masyarakat ini, kalaupun ada yang mereka perbuat, seharusnya membantu memberikan atmosfer mendukung yang dia butuhkan…Kami tidak meminta Anda untuk menyambut Milligan dengan tangan terbuka. Tetapi kami meminta Anda untuk memahami. Itulah yang setidaknya berhak dia terima.”
-edisi koran mahasiswa Ohio University yang di terbitkan di The Post pada tanggal 12 April 1982-

Data Buku :
Judul Terjemahan : 24 Wajah Billy
Judul Asli : The Minds Of Billy Milligan
Pengarang : Daniel Keyes
Penerjemah : Miriasti dan Meda Satrio
Penyunting : Budhyastuti R.H
Terbit di Indonesia : Edisi Baru Cetakan I, Desember 2009 ; 668 hal ; 20,5 cm
Penerbit Indonesia : Qanita

8 thoughts on “24 Wajah Billy

  1. ninelights

    pennygata said: Aku udah ada Ebooknya, udah lama, tapi baca koq ya ndak kelar2, menurut aku baca tanpa ada yg dipegang, tanpa bau kertas, itu rada gak asik.. Heheheheh

    yang seri kedua, yang pertarungan jiwa billy itu aku ada ebooknya..yang novel ini, asli bisa dipegang, bau kertas, dan bisa dibuat nimpuk orang,Mbak..hehehehe..Iya sih, memang..buku yang bisa dipegang memang tak tergantikan yah…biasanya nyari ebook karena, pertama, di toko buku udah gak ada, kedua, harganya yang versi cetak kemahalan to the max *XD*, ketiga, kepepet banget buat nyari ide, keempat, krn dikasih gratis atau mmg utk sebuah project amal (biasanya)…XD

    Like

  2. lutungdiwarung

    pennygata said: Aku udah ada Ebooknya, udah lama, tapi baca koq ya ndak kelar2, menurut aku baca tanpa ada yg dipegang, tanpa bau kertas, itu rada gak asik.. Heheheheh

    baca billy ribet sama kepribadian2nya🙂 pribadi mana yg bagimana, bolak balik baca halaman sebelumnya biar ngerti… So far buku ini bagussssss saya suka.

    Like

  3. ninelights

    lutungdiwarung said: baca billy ribet sama kepribadian2nya🙂 pribadi mana yg bagimana, bolak balik baca halaman sebelumnya biar ngerti… So far buku ini bagussssss saya suka.

    Iya,Om..sama..hehehe…Allen, Ragen dan Arthur yang paling diinget sih…tapi tetep aja kasih pembatas buku di bagian penjabaran 24 karakternya Billy, jaga-jaga kalau mendadak Billy berganti karakter..Yang filmnya, ‘Charly’ juga sudah nonton, Om?

    Like

  4. moimoifati

    lutungdiwarung said: baca billy ribet sama kepribadian2nya🙂 pribadi mana yg bagimana, bolak balik baca halaman sebelumnya biar ngerti… So far buku ini bagussssss saya suka.

    saya udah baca kedua-dua serinya, mbak. cover yang seri ini kayaknya lain deh. semoga isinya ga lain. hehe. soalnya, di yang seri 1 kupunya, merinding pas liat foto-fotonya BIlly, ama hasil lukisan ‘billy-billy’ yang lain. hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s