Partisi Hati

Kamu udah nembak dia?
Belum. Lagian cinta kan nggak harus diungkapkan dengan kata-kata? Seharusnya dengan segala perhatian dan kasih sayang yang kuberikan, dia tahu bahwa aku mencintainya.
Tapi nggak mungkin kan cewek ?nembak? duluan? Emangnya kayak apa sih gaya pacaranmu selama ini?
Aku nggak bilang dia seorang cewek, tukas Evan dengan entengnya. Gila! Nih anak ngomong apa sih? Ngaco melulu dari tadi. Evan menghela napas.
Tanpa kusadari tiba-tiba aja kedua tangan Evan udah menggenggam tanganku dengan erat.
Apaan sih, Van? tanyaku tergagap, berusaha melepaskan genggaman tangannya. Evan tak menjawab. Ia malah menatapku dengan tajam, seperti mau menelanku hidup-hidup. Jujur, aku benar-benar grogi dan salah tingkah dibuatnya.
Fri, masa sih kamu nggak merasakannya? lirih Evan bertanya.
Merasa belum sempat aku meneruskan, Afri menutup bibirku dengan jari telunjuknya.
I love you ( halaman 18 19 on pdf )

Adalah kisah tentang Afri, Cahaya dan Rahman. Tiga nama yang memiliki cerita berbeda namun pada akhirnya bermuara pada satu orang yang sama. Bersetting di kota Malang, tokoh-tokoh ini menjalani kehidupannya dengan normal dan berjuang untuk mencari jati diri mereka masing-masing lewat kisah-kisah yang tidak biasa.

Afri : Bersahabat dan sekaligus jatuh cinta dengan Evan. Pria humoris, easy going, tampan dan playboy-nya perempuan.
Cahaya : Pecinta chatting yang kemudian kecanduan CS (Chat Sex) dengan orang-orang di dunia maya.
Rahman : Pria penyayang yang mencintai seorang wanita yang terlalu cuek pada hubungan asmara mereka.

Pada mulanya kita akan merasa tersendat akan alur yang melompat-lompat. Namun perlahan-lahan, tokoh-tokoh itu merangkak naik lewat lembar demi lembar halaman yang kita baca. Satu dengan yang lain mulai saling menuntut. Dan pihak-pihak yang merasa dirugikan di masa lalu bahkan muncul untuk membalas dendam.

Yang paling saya salut adalah keberanian penulisnya untuk mengangkat cerita kaum homoseksual ini menjadi tema utama novel Partisi Hati.

Kebanyakan masyarakat masih belum menerima sepenuhnya kehadiran mereka karena orientasi seks mereka yang berbeda dan lain dengan kita yang normal.

Menurutmu gay itu suatu penyakit? Kalau emang iya, tunjukkan padaku mana obatnya. Alasanmu salah kalau kamu ngomong seperti itu. Buatku menjadi gay adalah jalan hidup yang udah diberikan Tuhan kepadaku. Sampai kapan pun, perasaan itu nggak akan pernah bisa hilang dari dalam dirimu, Man. Di luar udah banyak contohnya, pria-pria gay yang udah menikah dan punya anak masih aja nyari-nyari brondong. Kalau kita bisa memilih menjadi apa sebelum kita lahir, aku juga nggak mau menjadi seorang gay.. (halaman 107 on PDF)

Namun semoga dengan hadirnya buku ini akan menambah dan membuka wawasan kita semua tentang teman-teman kita, tentang mereka, bahwa mereka memiliki hak yang sama untuk dicintai dan diperlakukan selayak manusia pada umumnya.

Silahkan untuk teman-teman yang penasaran dan ingin tahu lebih lanjut bagaimana jalan ceritanya bisa pesan di

HALAMAN MOEKA

Data Buku:

Judul : Partisi Hati
Pengarang : Ihwan Hariyanto
Terbit : Cetakan 1, Mei 2010
Tebal: 166 halaman on pdf
Penerbit: Indie Book Corner

42 thoughts on “Partisi Hati

  1. ninelights

    saturindu said: maksudnya bagaimana?*bihun

    Errrr..I meant..*ikut garuk-garuk* he-eh ya, maksudnya apa ya?siapa sih yang nulis?:))Itu sebagai manusia sih,Mas..Sebagian masih ada yang “mengharamkan” mereka ada di dunia ini..Jadi teman-teman ini, secara tidak langsung merasa dikucilkan dan tidak diperlakukan sama (as a human being)..Begitu sih menurut saya mas Sakh Rukh Khan..

    Like

  2. ninelights

    nawhi said: wah kejutan yang manis di pagi hari, makasih Nyai.gimana udah fit bener lum?

    ^______^Weits..sedappp! Saiyah memang manis sih..hahahaha*salah nangkep kalimat* *dilemparin pelem sekeranjang*I’m better now..sudah bisa loncat-loncaaat!haha.;-p

    Like

  3. nawhi

    ninelights said: Itu sebagai manusia sih,Mas..Sebagian masih ada yang “mengharamkan” mereka ada di dunia ini..Jadi teman-teman ini, secara tidak langsung merasa dikucilkan dan tidak diperlakukan sama (as a human being)..

    Ya kurang lebih sama kayak gini jawabanku.Thanx again Nyai, uhm mau ga jadi jubirku sekalian he he he

    Like

  4. rirhikyu

    ninelights said: Itu sebagai manusia sih,Mas..Sebagian masih ada yang “mengharamkan” mereka ada di dunia ini..Jadi teman-teman ini, secara tidak langsung merasa dikucilkan dan tidak diperlakukan sama (as a human being)..

    wan, link loe yg soal jualan ebook ini mana ya? lupaaaa😀

    Like

  5. saturindu

    ninelights said: Itu sebagai manusia sih,Mas..Sebagian masih ada yang “mengharamkan” mereka ada di dunia ini..Jadi teman-teman ini, secara tidak langsung merasa dikucilkan dan tidak diperlakukan sama (as a human being)..Begitu sih menurut saya mas Sakh Rukh Khan..

    *manggut2, sambil nyeruput kopi Cappuchino beraroma vanilla:)

    Like

  6. ninelights

    nawhi said: udah dua kali bilang lupa, ntar kalo mpe tiga kali push-up 100 kali wekekekeke.

    Jangan..minta reviewin novel partisi hatimuh seminggu tiga kali selama tiga bulan aja,Aki..hahahahaha*sembuh-sembuh kejam,hahaha*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s