Sang Pemimpi [ 2 0 0 9] by Riri Riza

Sebelum film ini tampil ‘premiere’ di bioskop kesayangan Anda tanggal 17 Desember nanti, tengoklah dulu kemari..hehehe…I’ll give u little review around here..But, sorry bro..for contact only!*

Jika ingin dibandingkan dengan Laskar Pelangi the movie dan novel laris yang ditulis Andrea Hirata dengan judul yang sama, film Sang Pemimpi ini menurut saya jauh lebih menarik. Well..maybe its all about taste..dan terlebih, jika sebuah cerita diangkat dari novel dan novel itu laris, its gonna be hot topic. For example, Laskar Pelangi the movie, menurut saya adalah film yang berdiri sendiri. Hanya terinspirasi dari novel karya Andrea Hirata, namun sebagian besar alur ceritanya *yang juga masih terlalu banyak adegan yang cara pemotongan gambarnya masih kasar dan tidak mengalir* tidak terpatok pada buku. Banyak yang kecewa dengan hasilnya. But, well, tutup mata seakan tidak pernah membaca, saya merasa Laskar Pelangi the movie tidak begitu mengecewakan meski tidak terlalu memuaskan juga.

Selanjutnya, Sang Pemimpi. Terus terang saya belum membaca novel yang kedua ini, namun saat menonton film Sang Pemimpi the Movie, dari awal sampai akhir, saya merasa film ini lebih condong mengangkat cerita dari bab awal hingga hampir pertengahan dari novel Endensor, novel ketiga Andrea Hirata. Bercerita tentang Ikal, Arai, dan Jimbron*Jimbron?aku tidak menemukannya di novel ketiga*, Sang Pemimpi the movie memberikan pesan moral untuk menggapai cita-cita setinggi langit, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi keadaan.

Dalam karakter film ini, tersaji tiga versi tokoh seorang Ikal dan Arai, dari usianya yang masih muda, remaja, dan akhirnya mengejar pendidikan S2. Bersetting di Pulau Belitong dan berakhir di kota Paris, kita akan banyak melihat perjuangan mereka pada saat remaja di sebuah sekolah dengan Kepala Sekolahnya yang bengis dan ketat dalam memberikan peraturan, seorang guru yang menginspirasi dan menyemangati mereka untuk meraih cita-cita setinggi langit, serta soal..cinta. Ada tawa, keharuan, rasa kekeluargaan dan persahabatan yang kental yang mewarnai film berdurasi 128 menit ini.

Pretty interesting, dan touchy. Itulah pandangan pertama saya sebagai penonton awam saat itu. Namun saya ternyata masih harus belajar banyak untuk mengamati dan mengapresiasi sebuah film. Ada banyak alur yang ternyata masih kurang mengalir, narasi yang sering terpotong dan tidak terselesaikan, dan youll syock when you know siapa yang akan memerankan tokoh si Arai dewasa.:-D. Silahkan, kalau yang tidak suka dengan tokoh inipun diperbolehkan mimisan..hahaha..Im just kidding..

Well..kita tunggu saja setelah tanggal 17 desember 2009 nantiBut well, mungkin karena saya masih terpengaruh dengan atmosphere opening jiffest 2009, so I’m pretty excited to say, bahwa menjadi orang film, salah satunya, harus peka terhadap apa yang akan kita sajikan nanti, apa yang akan kita tuangkan nanti, apa yang akan kita sampaikan nanti. No matter what tuh film mau drama, cinta, horror, komedi, sinetron, film pendek,

kekuatan karakter dan detail,
is sooo very important..

So..selamat menonton semua..Selamat berapresiasi untuk film Indonesia

Rana Wijaya Soemadi

24 thoughts on “Sang Pemimpi [ 2 0 0 9] by Riri Riza

  1. ninelights

    starlite2404 said: Uda bc review yg lain, katanya Sang Pemimpi datarrr bgt critanya..

    Dan sang pereview itu adalah satu diantara 800 orang yang nonton kemarin…hahaha..mo posting malam itu juga sih..apa daya..otak lagi bebel mikir yang lain, Nggi…Well,ya..some said so..flat..but, coba nanti Anggi nonton dulu,and kasih review kalo perlu……^^

    Like

  2. mywolly

    starholiceuy said: Mo nonton… Tapi saya g gt suka ariel..

    yang kebayang, orang ngantri panjang2 karena alasannya ariel (nazril ilham) yang maen… berasa balik ke jaman larisnya romeo juliet yang juga ‘heboh’ gara2 leonardo dicaprio sang pujaan wanita yang maen… hm.. semoga aja ariel ini bisa dapet karakternya, seperti leonardo dicaprio yang bagus banget maen di romeo juliet. *cross my finger*😀

    Like

  3. ninelights

    ramakiki said: btw mana katanya mau kirim yang kemaren??ugh penasaran sama karya rana nich!

    he he he he..udah..tapi maaf Oki, karena pretty confidential, jadi itu untuk individual ajah….tapi Mas Oki ganteng masih bisa kok baca cerpen di blog Rana ini..ada kok…^^Ini aku coba carikan link cerpennya :http://ninelights.multiply.com/journal/item/58/Pagi_itu_Aku_dan_Megan_http://ninelights.multiply.com/journal/item/40/PERCAKAPANhttp://ninelights.multiply.com/journal/item/39/Aku_Ingin_Bunuh_Diri_Malam_IniUntuk skenario, tar aku kirim contoh skenario pendek yang lain lewat email yah..cup cup…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s