Thank You For Smoking(2 0 0 5)

Geli-geli getir aku nonton film ini. Banyak yang menentang dan melakukan gerakan anti merokok, sementara Nick Taylor( Aaron Eckhart)harus mau menjadi kontroversi bagi orang lain karena dedikasinya terhadap asosiasi perusahaan rokok bernama Tobacco Research Centre.

Mungkin akan terasa menyakitkan kalau skenario ini digarap dengan serius. Tapi Jason Reithman punya sense of humor yang cukup tinggi untuk membuat kita mampu menertawakan diri kita sendiri saat kita sedang mencoba menentang sesuatu yang salah di mata kita sebagai manusia.

Film ini adalah film komedi satir, yang membuat kita belajar untuk melihat dari sudut pandang si antagonis (yang bisa mengambil simpati masyarakat karena kecerdasan dan cara menyikapi keadaan)dan mengesampingkan perasaan dan pihak yang memang sudah benar dari awalnya..

So funny..you should watch it!

10 thoughts on “Thank You For Smoking(2 0 0 5)

  1. bigayah

    Hohohoho… Mbak sudah nonton ini juga ternyata. Aku suka film ini. Menginspirasikan satu hal, tentunya bukan teknik membodohi orang, tapi cara berdialetikanya itu yang membuatku kagum. Bisa memutarbalikkan logika dan rasionalitas itu membutuhkan keahlian khusus yang tidak semua orang bisa melakukannya. Pokoknya film yang bagus! Totally recommended! Hehehe… ^^

    Like

  2. bigayah

    Hmm… bijak sekali mbak Rana menjawabnya… Aku juga belum nonton Hostel-nya tuh. Baru beberapa besutan Quentin Tarantino saja yang sudah saya saksikan. Seperti Pulp Fiction, True Romance dan Desperado. Selebihnya belum… Hehehe! Kaloi Kill Bill, aku memang gak doyan… ;p

    Like

  3. bigayah

    Dialog panjang kadang justru jadi inti sebuah film. Mbak sudah nonton Before Sunset dan Before Sunrise? Atau Lion For Lambs? Dan yang terbaru ada Charlie Wilson’s War. Film-film itu semuanya mengedepankan dialog sebagai jalan ceritanya.

    Like

  4. ninelights

    bigayah said: Dialog panjang kadang justru jadi inti sebuah film. Mbak sudah nonton Before Sunset dan Before Sunrise? Atau Lion For Lambs?

    Ya..Sebenarnya dalam hal kostum, alur cerita, dan idenya, aku suka..suka banget..tapi di Kill Bill, di hampir sebagian pusat ceritanya, saat tokoh the bride ketemu dengan si Billnya misalnya, dialognya menurutku terlalu panjang..sangat panjang sampai aku merasa inti ceritanya jadi pudar..begiu..soal Lion For Lambs, belum..di rental Odiva, ada tulisan gede ‘Sorry, We’re Out..’ Before Sunset dan Before Sunrise?Belum juga..mungkin karena jodohku untuk nonton film sampai hari ini itu ‘Sicko'(film dokumenter),Texas Chainsaw(film sadis, tapi Hostel still number one), sama Dejavu..mungkin next time..buat mas Kikit, aku jabanin deh tuh film..:-P

    Like

  5. bigayah

    ninelights said: Ya..Sebenarnya dalam hal kostum, alur cerita, dan idenya, aku suka..suka banget..tapi di Kill Bill, di hampir sebagian pusat ceritanya, saat tokoh the bride ketemu dengan si Billnya misalnya, dialognya menurutku terlalu panjang..sangat panjang sampai aku merasa inti ceritanya jadi pudar

    Ada beberapa hal yang membuat aku merenung lama sekali membaca tulisan ini. Pertama, karena pemaparan yang apik dari mbak Rana. Dan yang kedua. karena aku sama sekali tidak mengerti dimana letak keunikan film Kill Bill. Hehehe! yang pasti karena aku belum nonton… Yah… Jadi belum pinjem film dong? Ke Ultra Disc aja, mbak? ya udah, ntar kucarikan DVD-nya deh… Dejavu aku sudah nonton. Punya DVD-nya. Aku suka banget film yang dibintangi Denzel Washington. Texas Chainsaw Massacre juga sudah kutonton. Itu film lama kan. Lumayan sadis. Tapi masih lebih sadis Kannibal Holocaust. Hehehe! *ya iyalah!* Atau trilogi Dr. Hannibal Lecter. Ada yang lebih sadis lagi. Mungkin mbak pernah menyaksikannya. Sebuah animasi berjudul Happy Tree Friends. Hehehe.. Itu animasi favorit saya… ;p

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s