Bagian Tiga: Every Each Hello Has a Goodbye

“Sedih ya, Na?” tebak Pak Tubagus suatu sore setelah saya selesai membereskan dan mengangkut karya Pameran “100 Gajah dalam Panggung Manusia” dari Galeri Widya Mitra dan kemudian bertemu dengan beliau waktu itu.

Benar. 23 Februari 2013, hari terakhir saya berpameran tunggal perdana di sana. Sudut-sudut dinding yang dulu kosong, hari itu kembali kosong karena memang harus dibersihkan.Tumpukan postcard, mug-mug lucu, totebag dan komik-komik yang selama tiga minggu ada di atas meja, satu per satu saya susun rapi di dalam box mini hingga meja itu sepi kembali.

Selamat tiga minggu saya hampir lupa bagaimana beratnya proses sebelum pameran itu terjadi. Ada perasaan kerja keras yang terbayar lunas saat melihat dan bertemu dengan teman-teman baru di sana. Hampir setiap hari melihat satu per satu antusias, mengapresiasi, dan bahkan tertawa terbahak-bahak membaca diskripsi tentang gajah-gajah itu. Gajah-gajah saya yang masih sangat sederhana itu yang kemudian mempertemukan saya dengan mereka, para seniman luar biasa, teman-teman lama, teman-teman baru, dan bahkan teman-teman kecil. ^_^

Para seniman: Mas Koes Komo dan Mas Luluk
Her name is Tatya. She said to me, “I wish that you have a grand exhibition, someday”. Ah…thanks, Tatya🙂
“Kalau udah datang ke sini sekali, pasti mau lagi berkali-kali”, kata mereka. ^_^ Dan salah satunya minta saya buat buka pameran itu untuk selamanya aja. Hahaha… Missed them.🙂

 

But, well …“every each hello has a goodbye”. Persis seperti judul lagu Asyerabella. Saya tidak ingin itu terjadi, tapi itu pasti terlewati. Namun tentu, setiap perpisahan adalah awal dari sebuah cerita lain yang baru, bukan?😉

A massive thank you untuk semua teman-teman, baik dari dalam kota maupun luar kota dan bahkan luar jawa, yang antusias sekali dengan apa yang telah saya lakukan.

Tak sabar ingin bertemu lagi dengan kalian semua, duduk berhadapan di sebuah galeri yang lebih besar dan kemudian ngobrol tentang banyak hal, lagi, di pameran saya selanjutnya.🙂

Cheers!

-Rana Wijaya Soemadi-

 

Another visitor of exhibition: click here

8 thoughts on “Bagian Tiga: Every Each Hello Has a Goodbye

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s