Sour Life

Vincent,

kata sebagian orang aku hanya penebar kengerian dan kesedihan.

Tapi menurutku, aku hanya berusaha jujur pada diri sendiri bahwa aku memang melihat kesedihan dan kedukaan pada diri, juga pada tiap mereka yang memaksa tegar namun sesudah itu tenggelam di dalamnya. Mungkin perasaan itu seperti ketika kau, Vincent, melihat segala kesedihan, duka dan penderitaan para pekerja tambang saat kau masih menjadi penyampai pesan tuhanmu kala itu. Kesedihan itu, pada sebagian orang menjadi karang dan bebatuan yang keras yang terlihat indah di luar…

Namun bagi mereka yang bisa melihat lebih dalam akan mengerti, air mata itu tampak jelas di sana …

Ah. Tapi kau tahu, jika kau tahu “kata kunci”nya, semua kepahitan hidup akan terasa manis pada akhirnya.

Kuharap kau baik saja di sana, Vincent.

 

Salam,

-N-

“Sour Life” original artwork: graphite+conte pencil on A4 canson paper. June 2014

(Un)b.r.e.a.k.a.b.l.e project

One thought on “Sour Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s